Notification

×

Iklan

Iklan

Tim PPK Ormawa Adbis Undip Dampingi KUB NATHER Banyumeneng Olah Gedebog Pisang Jadi Lanyard Bio-Leather Bernilai Jual

Sabtu, 05 September 2026 | 18:17 WIB Last Updated 2026-09-05T11:17:33Z

Dokumentasi kegiatan Produksi NATHER: Banana Bio-Leather 29/08/26]. Sumber: Dokumentasi Tim PPK Ormawa HMPS Administrasi Bisnis FISIP Undip. 


Demak, soearamoeria.com - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis (HMPS Adbis) Universitas Diponegoro menggelar pendampingan produksi NATHER: Banana Bio-Leather batch 2 pada Sabtu (29/08/2026). Kegiatan yang berlangsung di Dusun Girikusumo, Desa Banyumeneng ini diikuti secara antusias oleh warga yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) NATHER guna mengolah limbah batang pisang menjadi material bio-leather ramah lingkungan yang bernilai ekonomi tinggi.


Desa Banyumeneng sejatinya memiliki hamparan kebun pisang yang sangat melimpah dan menjadi salah satu komoditas utama masyarakat setempat. Namun selama ini, pemanfaatan tanaman pisang oleh warga lokal masih tergolong terbatas pada bagian buahnya saja, seperti dijual dalam bentuk mentah ke tengkulak atau diolah menjadi keripik pisang skala rumah tangga. Sementara itu, bagian batang pohon pisang atau gedebog yang menumpuk pasca-panen kerap dibiarkan membusuk di sudut perkebunan begitu saja dan berakhir menjadi limbah pertanian tanpa nilai guna.


Melihat persoalan lingkungan dan potensi ekonomi yang belum tergarap tersebut, Tim PPK Ormawa HMPS Adbis Undip menerjunkan anggotanya untuk merintis inovasi pengolahan limbah gedebog pisang menjadi material kain kulit buatan (bio-leather) bernilai jual tinggi bersama KUB NATHER. Inisiatif ini berfokus memberikan opsi variasi produk baru berbasis prinsip ramah lingkungan, sekaligus selaras dengan tujuan utama program PPK Ormawa dalam memicu lahirnya unit usaha UMKM baru serta membentuk desa usaha yang mandiri berbasis pemanfaatan potensi lokal.

close close