Notification

×

Iklan

Iklan

Argentina vs Inggris 2-1, Umpan Messi dan Gol Enzo Fernandez Antar Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:04 WIB Last Updated 2026-07-16T01:04:11Z

Ketatnya laga Argentina Vs Inggris. 


Atlanta, soearamoeria - Umpan matang Lionel Messi dan gol tendangan jarak jauh Enzo Fernandez membawa Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026. 


Keberhasilan ini didapat setelah La Albiceleste mengalahkan Inggris 2-1 dalam semifinal yang berlangsung di Stadion Atlanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.

 

Gol kemenangan Argentina dicetak oleh Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan Lautaro Martinez di menit ke-92. Kedua gol tersebut lahir dari umpan-umpan presisi yang disiapkan oleh kapten Argentina, Lionel Messi.

 

Hasil ini membuka peluang besar bagi Argentina untuk mengulang prestasi mereka di Piala Dunia 2022, saat mereka menjadi juara setelah menaklukkan Prancis lewat babak adu penalti.

 

Di final nanti, Argentina akan menghadapi Spanyol di Stadion New York New Jersey, East Rutherford, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Spanyol sebelumnya menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0.

 

Laga antara Inggris melawan Argentina berjalan sengit sejak menit awal. Inggris mencoba menantang dengan gaya permainan terbuka.

 

Pada menit ketiga, ketegangan muncul saat Enzo Fernandez melanggar Elliot Anderson di tengah lapangan. Keributan kecil terjadi antara pemain kedua tim.

 

Setelah 15 menit laga, kedua tim sama-sama sulit menciptakan peluang berbahaya karena tekanan ketat dari masing-masing sisi.

 

Pada menit ke-19, Reece James mencoba menusuk sisi kiri pertahanan Inggris dengan umpan silang, namun bola berhasil diamankan Emiliano Martinez. Argentina juga beberapa kali menggempur, tetapi ancaman mereka pupus.

 

Hingga hydration break, kedua tim masih belum menciptakan tembakan tepat sasaran. Laga berlangsung ketat dengan pertahanan yang solid.

 

Pada menit ke-33, Argentina sempat mendapatkan peluang baik. Dari tendangan bebas Declan Rice, John Stones menyundul bola ke arah tiang jauh, namun sundulannya masih melebar.

 

Kartu kuning pertama diberikan kepada Elliot Anderson di menit ke-37 karena menghentikan serangan balik Lionel Messi.

 

Lima menit berselang, Lisandro Martinez pun menerima kartu kuning usai menarik kaus Morgan Rogers yang tengah melakukan serangan cepat.

 

Begitu babak kedua dimulai, Argentina langsung memberikan tekanan, dengan Julian Alvarez melepaskan tembakan keras yang ditepis Jordan Pickford.

 

Ironisnya, Inggris justru mencetak gol lebih dulu. Gol lahir dari serangan cepat ke pertahanan Argentina. Meskipun tekanan awal bisa diantisipasi, Inggris memanfaatkan bola kedua.

 

Morgan Rogers melepaskan umpan ke tiang jauh, disambut dengan sempurna oleh Anthony Gordon yang menembakkan bola ke gawang.

 

Setelah tertinggal, Argentina meningkatkan serangan dengan memasukkan Nico Gonzalez menggantikan Leandro Paredes (menit 64).

 

Gonzalez mendapatkan peluang sundulan di muka gawang, tapi bola berhasil ditepis oleh Pickford dengan gemilang.

 

Inggris menguatkan pertahanan dengan menarik Anthony Gordon dan memasukkan Ezri Konsa di menit ke-72.

 

Argentina juga menambah tenaga baru dengan memainkan Nicolas Otamendi, Rodrigo De Paul, dan Gonzalo Montiel.

 

Ancaman Argentina kembali hadir pada menit ke-76 lewat sundulan Alexis Mac Allister, yang berhasil diamankan Pickford.

 

Menit ke-85, Enzo Fernandez melepaskan tendangan jarak jauh yang meluncur mulus tanpa mampu dihentikan oleh Pickford. Skor menjadi 1-1.

 

Memasuki injury time, Argentina berhasil membalikkan keadaan. Umpan silang akurat dari Lionel Messi mendarat di depan Lautaro Martinez.

 

Lautaro dengan kepala dingin menyundul bola ke gawang kosong, membawa Argentina unggul 2-1.

 

Tidak ada tambahan gol hingga pertandingan usai. Argentina melaju ke final dengan kemenangan dramatis.

 

Performa gemilang Lionel Messi menjadi kunci sukses Argentina di semifinal ini. Kreativitas dan visi permainannya membuka jalan bagi gol-gol penentu dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez. Sedangkan Inggris, meski tampil ngotot dan sempat memimpin, kalah dalam ketajaman akhir pertandingan.

 

Argentina kini menatap laga puncak dengan penuh percaya diri, siap mempertahankan gelar juara dunia mereka, sementara Inggris harus merelakan mimpi final tahun ini kandas. (ik)

close close