Perajin Blora Belajar Ukir di Unisnu Jepara - Soeara Moeria

Breaking

Sabtu, 15 Oktober 2022

Perajin Blora Belajar Ukir di Unisnu Jepara

Perajin Blora belajar ukir di Jepara. (Foto: Istimewa)

Jepara, soearamoeria.com - Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara melalui Program Studi Desain Produk menyelenggarakan pelatihan ukir bagi perajin asal Blora, Senin-Sabtu (10-15/10/2022) di kampus Unisnu Jepara. Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut penandatanganan MoU antara Unisnu Jepara dengan Pemerintah Kabupaten Blora pada 27 Juni 2022 lalu.


Sebelum dilaksanakan pelatihan ukir, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoA) antara Ketua Prodi Desan Produk Unisnu Jepara Dwi Agus Susila dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora Endro Budi Darmawan.


Dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Blora mengirimkan 10 perajinnya untuk belajar ukir secara langsung dengan pakarnya, yakni  dosen Unisnu Jepara. “Upaya ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Blora untuk meningkatkan nilai jual produk mebel asal Blora, serta membuka wawasan yang lebih luas kepada perajin tentang seni ukir,” ungkap Kepala Disperinaker Kabupaten Blora.


Sementara itu, Rektor Unisnu Jepara H. Sa’dullah Assa’idi mengemukakan bahwa seni ukir itu membutuhkan keterampilan seperti halnya seni rupa, perlu mempersiapkan kerangka desain yang akan diukir, dan untuk mengembangkan keahlian seni ukir juga perlu banyak mengenal model, bentuk gaya untuk menghasilkan suatu produk ukir.


“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Blora atas tindak lanjut dari MoU, semoga kegiatan pelatihan ukir sebagai langkah awal dan tidak berhenti sampai di sini. Prodi Desain Produk Unisnu Jepara berkomitmen untuk melestarikan dan mengembangkan budaya seni ukir Jepara, terima kasih juga kepada para dosen yang selalu setia dalam mengembangkan ilmu tersebut,” pungkas Rektor.


Pelatihan dipandu oleh 6 instruktur dan pakar ukir dari unsur dosen Prodi Desain Produk Unisnu Jepara, yakni Gun Sudiryanto (Manajemen Usaha), Jati Widagdo (Desain Ukir), Sutarya (Praktik Kerja Ukir), Dwi Agus Susila (Konstruksi Ukir), Achmad Zainudin (Finishing Produk Ukir), dan Drajad Wibowo (Pameran Karya Seni Ukir).


Wakil Rektor Bidang III Unisnu Jepara Gun Sudiryanto yang juga pengawas dalam kegiatan menjelaskan sebetulnya ada 30 pemuda yang rencananya dikirim. Namun harus bertahap karena satu dan lain hal. “Untuk saat ini sepuluh perajin dari Blora yang mengikuti pelatihan, kegiatan berikutnya ada sepuluh, dan seterusnya,” katanya.


“Harapannya, nanti para perajin yang rata-rata lulusan SMK tersebut bisa menyerap dan mengaplikasikan dalam produksi usaha masing-masing,” imbuhnya.


Selain menjalin kerja sama lintas sektor, kegiatan ini diharapkan bisa menghubungkan akademisi dengan dunia industri atau dunia usaha. (zz)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar