Kemenag Jateng Kuatkan Moderasi Beragama - Soeara Moeria

Breaking

Thursday, 18 March 2021

Kemenag Jateng Kuatkan Moderasi Beragama

 

Penguatan moderasi beragama Kemenag Jateng. (Istimewa)
Semarang, soearamoeria.com - Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah terus melakukan pergerakan penguatan moderasi beragama, melalui berbagai program dan setiap kesempatan dalam berbagai pertemuan Kakanwil juga selalu menyelipkan pesan bagaimana berupaya dalam memahamkan dan mengimplementasikan moderasi beragama di semua lapisan masyarakat Jawa Tengah. 


Inspirasi Moderasi Beragama, sebagai salah satu program kampanye moderasi beragama ungkap Kakanwil pada acara talkshow  yang disiarkan langsung melalui youtube: KemenagJateng, instagram: @kanwiljateng, dan tayang tapping di TVKU, Kakanwil Kemenag Provinsi Jateng menyampaikan bahwa perubahan era digitalisasi  4.0 membutuhkan fondasi yang kuat. 


Moderasi beragama sesungguhnya berakar dari Al Qur’an yang disebut dengan wasathiyah diambil dari kata ummatan wasathan (umat yang moderat). (Qs. 2: 143). Secara kebahasaan, wasath adalah posisi tengah diantara dua sisi bersebelahan.


“Era digitalisasi 4.0 ini membutuhkan fondasi yang kuat, untuk menjaga keseimbangan. bagaimana kita dapat berselancar di dunia maya menyuarakan moderasi beragama, sehingga dapat tercipta harmoni dalam kehidupan beragama,” ungkap Kakanwil pada Kamis (18/3/2021) di Glasnost Resto Candi Golf Semarang.


Dimoderatori oleh Nadia Ardiwinata yang menggali sejauhmana Kementerian Agama menggerakan sosial media dalam penguatan moderasi beragama.


“Sosmed yang begitu luas cakupannya, harus sejalan dengan kearifan kita. Kemenag menggandeng para penyuluh lintas agama, remaja masjid, membekali mereka dengan memberikan pemahaman dan bimbingan yang baik sehingga bisa mengabarkan, mengisi informasi sosmed tentang kebaikan-kebaikan,” ungkap Kakanwil.


Selain Kakanwil hadir pula para narasumber untuk mengupas tuntas moderasi beragama di era digitalisasi 4.0 yakni Ketua FKUB Prov. Jateng, H. Taslim Syahlan, Youtuber Polisi Motret Polres Purworejo, Aipda Herman Hadi Basuki, dan Ketua Prima DMI Jateng, Ahsan Fauzi.


Agama hadir menginspirasi umat rukun, bersatu untuk Indonesia maju. Menutup acara Kakanwil mengakhiri dengan quotenya yakni dan diantara tanda-tanda kedewasaan adalah mampu hidup bersama dengan orang yang beda. (qq)

No comments:

Post a comment