Konferensi Pers, Bawaslu Jepara Sampaikan Kegiatan Pasca Pemilu - Soeara Moeria

Breaking

Thursday, 26 December 2019

Konferensi Pers, Bawaslu Jepara Sampaikan Kegiatan Pasca Pemilu

Konferensi Pers Bawaslu Jepara bersama awak media.
Jepara, soearamoeria.com – Bawaslu Kabupaten Jepara menggelar Konferensi Pers menyampaikan kegiatan pasca Pemilu 2019. Kegiatan digelar di Kantor Bawaslu Kabupaten Jepara, Kamis (26/12/2019). Kegiatan dihadiri segenap Komisioner Bawaslu Jepara dan diikuti Wartawan Cetak maupun Online di Kabupaten Jepara.

Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara, Sujiantoko mengatakan, acara ini dilaksanakan sebagai bentuk pertanggung jawaban Bawaslu kepada publik atas knierja yang telah dilakukan setelah pemilu. Meski di Jepara pada 2020 tidak ada Pilkada, Bawaslu tetap melaksanakan kegiatan yang bersifat pencegahan hingga akhir tahun 2019.

“Mulai dari bulan Juli, kami berikan langkah pencegahan dengan pengawasan parsitipatif kepada masyarakat hingga penghujung tahun 2019. Ini perlu kami sampaikan sebagai lembaga yang terbuka,” kata Sujiantoko.

Lebih lanjut, Sujiantoko menyebutkan Bawaslu telah melaksanakan beberapa kegiatan yang bersifat preventif, untuk menyiapkan masyarakat yang sadar akan pengawasan pemilu. Seperti evaluasi bersama stakeholder, pembentukan Desa Binaan Pengawasan dan Anti Money Politic, Sosialisasi Partisipatif, serta Gelar Budaya.

“Pada (15/9) Evaluasi Bersama Stakeholder digelar guna menganalisis kekurangan dan merumuskan formula untuk pemilu ke depannya. Kita juga membentuk 6 desa binaan bertajuk desa pengawasan dan desa anti money politic pada bulan November untuk membentuk kesadaran masyarakat menolak politik uang dan berani melapor,” tambah Sujiantoko.

Bawaslu juga melanjutkan pendidikan politiknya, sosialisasi kepada pelajar dilaksanakan 3 kali yakni menyasar kawasan utara (Kecamatan Donorojo, Kecamatan Keling, Kembang, Bangsri), Kawasan tengah (Kecamatan Mlonggo, Pakisaji, Kedung, Jepara, Tahunan, Batealit), dan kawasan selatan (Kecamatan Mayong, Kalinyamatan, Nalumsari, Pecangaan).

“Selain ketiga sosialisasi parsitipatif, Bawaslu juga menggelar sosialisasi Bersama pelajar Pramuka di lapangan Kembang (21/10), sosialisasi santri di Pesantren Balekambang (19/11). Bawaslu juga mengelar sosialisasi partisipatif Bersama perempuan bekerjasama dengan pemantau pemilu Yayasan Perempuan Mandiri Jepara (YPMJ) (16/11) di Unisnu Jepara. Di akhir November kami menggelar Gelar budaya di lapangan desa Mindahan (30/11) sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat umum,” ungkapnya.

Selain kegiatan bersifat pencegahan, Bawaslu juga melaksanakan kegiatan lain seperti memberikan santunan kepada pengawas pemilu yang kecelakaan (27/9), pemberian bantuan air bersih di desa Kaliombo (16/10), membuat MoU dengan organisasi lain, serta menerbitkan Buku dan Buletin di akhir tahun.

Sementara itu komisioner Bawaslu kabupaten Jepara divisi SDM, Abd. Kalim menyampaikan kegiatan yang direncanakan Bawaslu pada tahun 2020. Di antaranya adalah melakukan rekrutmen kader pengawas untuk diberi Pendidikan tentang pengawasan pemilu, bekerjasama dengan UNISNU Jepara untuk memberi Pendidikan politik pada Mahasiswa, dan melanjutkan pendidikan politik.

“Pendidikan akan tetap kita lakukan di tahun 2020 dengan menyasar segmen seperti pemuda, perempuan, dan masyarakat umum. Selain itu Bawaslu akan membuka akses informasi tentang pengawasan pemilu, melalui PPID yang telah terbentuk. Masyarakat bisa mengakses melalui website ataupun datang langsung ke Bawaslu,” terang Kalim.

Di akhir kegiatan Bawaslu menyampaikan buku Bawaslu Jepara “Sketsa Pengawasan Pemilu 2019” sebagai bentuk keterbukaan atas kinerja yang telah dilakukan selama pemilu 2019. Pemberian dilaksanakan secara simbolik oleh ketua Bawaslu Jepara kepada anggota (Persatuan Wartawan Indonesia) PWI, dan PWO (Perkumpulan Wartawan Online). (sm)

No comments:

Post a comment