Notification

×

Iklan

Iklan

3.160 Pramuka Ma’arif NU Ikuti PERBHASAMA III di Bumi Perkemahan Jlamprang Wonosobo

Senin, 07 September 2026 | 11:01 WIB Last Updated 2026-09-07T04:01:08Z

Sebanyak 3.160 Pramuka Penggalang dan Penegak dari sekolah dan madrasah di bawah LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo mengikuti Perkemahan Bhakti dan Giat Prestasi Sako Ma’arif NU (PERBHASAMA) III.


Wonosobo, soearamoeria.com - Bumi Perkemahan Jlamprang Wonosobo mulai dipenuhi ribuan anggota Pramuka, Kamis (3/9). Sebanyak 3.160 Pramuka Penggalang dan Penegak dari sekolah dan madrasah di bawah LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo mengikuti Perkemahan Bhakti dan Giat Prestasi Sako Ma’arif NU (PERBHASAMA) III.


Kegiatan yang berlangsung hingga 5 September 2026 itu dibuka oleh Wakil Bupati Wonosobo. Pembukaan ditandai dengan upacara yang diikuti seluruh peserta dan pembina.


PERBHASAMA III mengangkat tema “Pramuka Aswaja Bersinergi Mewujudkan Generasi Mandiri, Tangguh dan Berprestasi.”


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Amir Husein mengatakan keberadaan Sako Pramuka Ma’arif diharapkan ikut mendukung pendidikan karakter peserta didik.


Menurutnya, Pramuka tidak hanya soal kegiatan di lapangan, tetapi juga bagaimana anak-anak belajar bertanggung jawab, mandiri, bekerja sama, mencintai tanah air dan memiliki kepedulian kepada lingkungan sekitarnya.


Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan yang dilakukan di alam terbuka memberi pengalaman langsung kepada peserta. Hal itu menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak.


Ketua LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo, Edi Rohani, mengatakan PERBHASAMA merupakan kegiatan rutin dua tahunan Sako Ma’arif NU Wonosobo.


“Ini kegiatan dua tahunan. Pesertanya anak-anak dari sekolah dan madrasah di bawah LP Ma’arif NU Wonosobo. Mereka tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga belajar hidup bersama, mandiri dan bekerja sama,” kata Edi.


Menurut Edi, PERBHASAMA III memang dirancang tidak hanya untuk mengejar prestasi. Ada pembinaan mental, spiritual, fisik, intelektual dan sosial yang ingin ditanamkan kepada peserta.


“Yang penting anak-anak pulang membawa pengalaman. Mereka belajar disiplin, belajar memimpin, belajar menghargai teman dan yang tidak kalah penting belajar bertanggung jawab,” ujarnya.


Ia mengatakan nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Karena itu, PERBHASAMA diharapkan menjadi salah satu cara SAKOMA NU mengenalkan nilai ke-NU-an sekaligus semangat kebangsaan kepada generasi muda.


Sementara itu, Sekretaris LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo, Faizal Arifin, mengatakan jumlah peserta yang mencapai 3.160 orang menunjukkan antusiasme sekolah dan madrasah Ma’arif terhadap kegiatan Pramuka.


“Ini bukan hanya soal jumlah peserta. Yang lebih penting bagaimana anak-anak bisa bertemu dengan teman dari sekolah lain, saling mengenal dan belajar bersama,” kata Faizal.


Menurutnya, pengalaman selama mengikuti perkemahan akan menjadi pengalaman tersendiri bagi para peserta.


“Kalau hanya belajar di kelas, tentu pengalamannya berbeda. Di sini mereka harus mengurus dirinya sendiri, bekerja dalam regu, menyelesaikan masalah bersama dan mengikuti aturan. Itu semua bagian dari pendidikan,” ujarnya.


Faizal berharap seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan dengan gembira dan tetap menjaga ketertiban selama berada di bumi perkemahan.


“Menang atau kalah dalam lomba itu biasa. Yang penting pulang dari Jlamprang membawa pengalaman, teman baru dan semangat untuk menjadi lebih baik,” katanya.


Selain kegiatan perkemahan, peserta juga mengikuti berbagai giat prestasi dan kegiatan kepramukaan yang telah disiapkan panitia.


Pembukaan PERBHASAMA III turut dihadiri Ketua Kwarcab Wonosobo, unsur Muspika, para ketua badan otonom NU Wonosobo, pengurus LP Ma’arif NU Jawa Tengah, pengurus PCNU Wonosobo, kepala sekolah dan kepala madrasah, pembina Pramuka serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Kegiatan PERBHASAMA III berlangsung selama tiga hari, 3–5 September 2026, di Bumi Perkemahan Jlamprang, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. (ah)

close close