Notification

×

Iklan

Iklan

Hadapi Tantangan Era Digital, 150 Guru Ikuti Workshop Konten Kreatif dan AI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 23:16 WIB Last Updated 2026-05-16T16:16:54Z

Workshop Konten Kreatif dan Artificial Intelligence (AI) bagi 150 guru swasta se-Eks Karisedenan Pati pada 14–15 Mei 2026 di Hotel Horison IJ Kudus.


Kudus, soearamoeria.com - Indonesian Inspiring Teachers Forum (IITF) sukses menggelar Workshop Konten Kreatif dan Artificial Intelligence (AI) bagi 150 guru swasta se-Eks Karisedenan Pati pada 14–15 Mei 2026 di Hotel Horison IJ Kudus.


Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi dan pengembangan kapasitas guru dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di era digital, khususnya dalam pengelolaan media sosial dan pemanfaatan teknologi AI untuk pembelajaran yang kreatif, positif, dan inspiratif.


Workshop ini dibuka langsung oleh PCNU Kudus. IITF sendiri merupakan forum yang digagas oleh para guru muda NU, namun dalam pelaksanaannya merangkul seluruh kalangan guru swasta lintas lembaga dan latar belakang, mulai dari NU, Muhammadiyah, PGRI hingga Masehi dan Cahaya Nur. 


Koordinator IITF, Arif Ausafa Zaidan atau yang akrab dipanggol danar, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan semangat baru sekaligus wawasan kepada para guru swasta agar mampu meningkatkan skill bermedia di tengah perkembangan tren digital yang begitu cepat.


“Mayoritas aktivitas siswa hari ini mengikuti tren media sosial dan FYP. Karena itu guru harus hadir menjadi inspirator, bukan hanya di ruang kelas tetapi juga di ruang digital. Guru perlu memahami bagaimana media sosial dapat digunakan secara bijak, edukatif, dan berdampak positif bagi generasi muda,” ujarnya.


Selain penguatan skill media dan AI, kegiatan ini juga mengusung tagline “Jaga Indonesia” sebagai semangat dasar forum. Melalui pendidikan, IITF meyakini bahwa guru memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial, karakter generasi muda, dan masa depan bangsa.


Dewan Pengarah IITF, Abud SB Runcing, menegaskan bahwa agenda ini memang dirancang sebagai bentuk fasilitasi bagi para guru swasta dalam pengembangan keterampilan dan wacana pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.


“Kami ingin guru-guru swasta memiliki ruang bertumbuh bersama, memperkuat kompetensi, serta mampu menjawab tantangan pendidikan modern dengan pendekatan yang kreatif dan kolaboratif,” jelasnya.


Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi tentang strategi konten kreatif, pemanfaatan AI dalam pendidikan, pengelolaan media sosial yang sehat, hingga praktik pembuatan konten edukatif yang relevan dengan karakter siswa masa kini.


Melalui kegiatan ini, IITF berharap lahir lebih banyak guru inspiratif yang mampu menjadi penggerak perubahan positif di lingkungan sekolah maupun di ruang digital. (he)

close close