Notification

×

Iklan

Iklan

DPD Juleha Purworejo Adakan Pelatihan Angkatan 3 Berstandar SKKNI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:58 WIB Last Updated 2026-05-18T02:58:07Z
Pelatihan Juru Sembelih Halal Angkatan 3 pada Minggu, 17 Mei 2026. 


Purworejo, soearamoeria.com - DPD Perkumpulan Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Purworejo adakan acara bertajuk Pelatihan Juru Sembelih Halal Angkatan 3 pada Minggu, 17 Mei 2026. 


Acara yang berlangsung di Komplek Masjid Al Fathonah Purworejo ini dihadiri oleh beberapa tokoh terkemuka seperti Kabag Kesra Sekda Kabupaten Purworejo Nur Huda, S.STP, M.IP., dan Wakil Ketua MUI Purworejo Drs. KH. Farid Solihin, M.M.Pd..


H. Abdi Sandiko, S.Pd.I., M.Pd. selaku Ketua DPD Juleha Purworejo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. 


"Kami atas nama panitia dan pengurus DPD Juleha Kabupaten Purworejo mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh peserta yang bersedia hadir dan mengikuti acara hari ini. Saya harap acara hari ini bermanfaat sebagai bekal kita dalam meningkatkan kompetensi sebagai juru sembelih halal dalam mendukung program Satu Desa Satu Juleha. Terlebih kita kedatangan narasumber yang kompeten yang merupakan Instruktur BNSP." ujarnya.


Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Purworejo Drs. KH. Farid Solihin, M.M.Pd. dalam  sambutannya menyampaikan harapan besar kepada para peserta pelatihan. 


"Kita harus ikut mensyiarkan tentang sembelihan halal. Karena jangan sampai makanan yang kita konsumsi merupakan barang haram. Jadi kami berharap para peserta pelatihan Juleha ini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang bagaimana tata cara sembelih halal yang sesuai syariat".


Peserta yang berjumlah 59 berasal dari berbagai unsur seperti takmir masjid, pengurus pondok pesantren, pemerintah desa, dan masyarakat umum.


Bupati Purworejo yang diwakili oleh Kabag Kesra Sekda Kabupaten Purworejo Nur Huda, S.STP, M.IP., yang sekaligus membuka acara ikut memberikan motivasi kepada peserta dalam sambutannya. 


"Sebagai Juru Sembelih Halal tentunya harus mampu menjadi tokoh yang bisa mengambil peran strategis di masyarakat. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan nanti akan lahir para Juleha yang kompeten dan profesional dalam menjalankan tugasnya untuk syiar sembelih halal terlebih menjelang hari Raya Idul Adha" tandasnya.


Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Juanda, S.AP. selaku narasumber yang merupakan Instruktur Juleha BNSP. Dalam paparannya disampaikan tentang pentingnya memahami tentang syarat sembelih halal. 


"Selama ini masih banyak di masyarakat yang belum memiliki standar kompetensi sembelihan halal sesuai syariat. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan pengalaman. Oleh karena itu, dalam pelatihan ini diharapkan para peserta mampu memahami dan mempraktekkan bagaimana tata cara sembelih halal yang ihsan atau baik" paparnya.


Dalam presentasinya, Juanda juga menyampaikan materi seputar kasus-kasus yang sering terjadi di masyarakat pada saat proses penyembelihan. 


"Banyak terjadi di daerah kita atau tayangan di media sosial tentang masalah yang terjadi pada saat penyembelihan. Ada yang ditendang sapi, hewan masuk parit, urat belum terputus, bahkan pisau patah saat menyembelih. Jadi pentingnya kita memakai APD untuk melindungi diri atau standar safety dan pentingnya kita menyiapkan peralatan yang sesuai standar SKKNI terurama pisau yang tajam" pungkasnya.


Selama acara berlangsung para peserta nampak antusias dan bersemangat. Terlihat pada saat sesi diskusi tanya jawab maupun praktik. Panitia membagikan doorprize berupa golok dan pisau sembelih yang disponsori oleh anggota DPD Jawa Tengah. Materi selama pelatihan meliputi fiqih qurban, asah bilah, manajemen qurban, juga praktik sembelih unggas dan ruminansia. Rencana tindak lanjut dari pelatihan ini akan praktek secara langsung di RPH yang sudah bekerja sama. (ah)

close close