Pengukuhan Pokdarwis Obor, Petinggi: Gali Potensi Desa Wisata Tegalsambi - Soeara Moeria

Breaking

Monday, 27 January 2020

Pengukuhan Pokdarwis Obor, Petinggi: Gali Potensi Desa Wisata Tegalsambi

Pembina Pokdarwis, Zakariya memberikan pengarahan pada pengurus.
Jepara, soearamoeria.com - Bertempat di Balai Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Minggu (26/1/2020), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) "Obor" dikukuhkan oleh Petinggi Tegalsambi H. Agus Santoso SE. Pengukuhan pokdarwis berdasarkan Surat Keputusan Petinggi nomer 2 tahun 2018.

Dalam sambutan pengukuhan petinggi berharap agar pokdarwis Obor dapat menggali potensi desa wisata secara menyeluruh, tidak sekadar satu destinasi wisata saja. "Desa Tegalsambi mempunyai wisata budaya perang obor, pesona pantai dan wisata kuliner kintelan," terang Agus Santoso.

Di samping atraksi wisata perang obor yang sudah menjadi event wisata tahunan, Tegalsambi juga mempunyai desain batik obor, kursi gajah dan destinasi wisata religi.

"Dengan pengukuhan pokdarwis obor, kami berharap bisa lebih meningkatkan pendapatan asli desa dan pemberdayaan masyarakat," lanjutnya.

Sementara itu, pembina pokdarwis obor Zakariya Anshori mengajak seluruh pengurus pokdarwis untuk berpikir kreatif, out of the box dan menciptakan produk yang khas Tegalsambi, seperti souvenir, gantungan kunci, kaos maupun produk industri kreatif lainnya.

"Brand image obor-oboran harus kita explore sebagai daya tarik wisata", kata Zakariya.

"Kita harus berpikir kewilayahan dengan mengintegrasikan pengembangan desa wisata bersama desa sekitar, seperti Mantingan dan Teluk Awur," tukas Zakariya.

Grand design pengembangan desa wisata dan penguatan kapasitas pengurus pokdarwis merupakan pijakan awal untuk penyadaran masyarakat desa.

Ketua Pokdarwis Arif Rohman menyatakan kesiapan pengurusnya untuk bersinergi dengan semua pihak dalam memajukan desa.

"Dibutuhkan komitmen yang kuat dari pengurus pokdarwis, pemerintah desa dan seluruh warga masyarakat agar Tegalsambi makin dikenal luas," kata arif.

Pada bagian lain, ketua Badan Permusyawatan Desa (BPD) Tegalsambi Purnomo mengharapkan tanggung jawab dan kontinuitas pengurus pokdarwis.

"Jangan hangat-hangat tahi ayam, harus konsisten dan istiqamah agar bernilai ibadah", pungkas Purnomo. (sm)

No comments:

Post a comment