![]() |
| Puluhan ribu peserta ikuti jalan sehat yang diselenggarakan PCNU Kabupaten Semarang. |
Semarang, soearamoeria.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang mengawali rangkaian peringatan Hari Santri 2026 dengan menggelar Jalan Sehat Bersama pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, tersebut berlangsung meriah dan diikuti kurang lebih 12.000 peserta.
Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, meliputi badan otonom (Banom) dan lembaga NU di Kabupaten Semarang, dinas-dinas terkait, satuan pendidikan, serta masyarakat umum di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran ribuan peserta tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut dan memeriahkan rangkaian peringatan Hari Santri 2026.
Kegiatan Jalan Sehat Bersama secara resmi dibuka oleh Bupati Semarang, sekaligus menandai dimulainya rangkaian agenda peringatan Hari Santri 2026 yang diselenggarakan PCNU Kabupaten Semarang.
Setelah prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Santri yang dipimpin oleh jajaran pengurus PCNU Kabupaten Semarang dan diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta.
Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam meneguhkan semangat kepesantrenan, kebangsaan, serta komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.
Jalan Sehat Bersama tidak hanya menjadi sarana olahraga dan silaturahmi, tetapi juga dikemas dengan menghadirkan layanan publik dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sejumlah stan pelayanan tersedia di lokasi kegiatan, di antaranya layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan pihak kepolisian.
Selain layanan publik, kegiatan juga diramaikan dengan bazaar UMKM lokal yang menghadirkan beragam produk masyarakat, mulai dari kuliner, kerajinan (kriya), hingga berbagai kebutuhan sehari-hari. Kehadiran bazaar tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ketua PCNU Kabupaten Semarang menyampaikan bahwa kegiatan Jalan Sehat Bersama bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah islamiyah dan ukhuwah kebangsaan, sekaligus mempererat hubungan antara santri, ulama, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara santri, ulama, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Kami berharap rangkaian Hari Santri tahun ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, termasuk melalui layanan publik dan pemberdayaan ekonomi warga.”
Besarnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini menjadi cerminan semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Santri. Keterlibatan Banom dan lembaga NU, unsur pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta masyarakat umum juga memperlihatkan bahwa Hari Santri merupakan momentum bersama untuk memperkuat persaudaraan dan kebangsaan.
Pelibatan berbagai unsur tersebut sekaligus menunjukkan komitmen PCNU Kabupaten Semarang untuk menjadikan peringatan Hari Santri tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai momentum menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat melalui kegiatan keagamaan, sosial, pelayanan publik, dan pemberdayaan ekonomi.
Rangkaian peringatan Hari Santri 2026 PCNU Kabupaten Semarang selanjutnya akan terus berlanjut dengan berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan kebudayaan hingga puncak peringatan Hari Santri.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PCNU Kabupaten Semarang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Santri sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama membangun Kabupaten Semarang yang semakin maju, harmonis, dan maslahat. (ah)
