![]() |
| Lesbumi Kudus melalui program Ligusty Poeziya digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kudus ke-477. |
Kudus, soearamoeria.com - Halaman kompleks PCNU Kudus, Jalan Pramuka No. 20, Wergu Wetan, menjadi ruang pertemuan para seniman dalam agenda “Titik Temu#2 ”, Minggu (27/9/2026). Kegiatan yang digagas Lesbumi Kudus melalui program Ligusty Poeziya ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Kudus ke-477.
Puluhan penyair dan 45 penggambar dari komunitas Kudus Sketch berkarya bersama. Para penyair membacakan puisi, sementara para penggambar mengamati lingkungan sekitar dan menerjemahkannya melalui sketsa. Kegiatan berlangsung terbuka tanpa sekat antara seniman, karya, dan ruang publik.
Koordinator Program Ligusty Poeziya, Edi Buseng, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali ruang publik melalui seni.
“Aktivasi ruang publik ini diharapkan mampu memberikan napas panjang bagi kehidupan seni yang dirasa monoton. Kali ini kami mengajak teman-teman Kudus Sketch untuk meramaikan dan bersinergi di tempat aktivasi ruang publik kami,” ujar Edi.
Ketua Kudus Sketch, Riska, menyambut positif kolaborasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa berkarya tidak harus berlangsung di ruang formal.
“Dengan adanya acara ini kita bisa memanfaatkan ruang sekitar kita. Sebagai pengingat, tidak harus menggunakan ruang yang formal,” katanya.
Sementara itu, Ketua Lesbumi Kudus, Abud SB Runcing, menilai seni memiliki hubungan erat dengan kehidupan kota. Menurutnya, Hari Jadi Kudus dapat menjadi momentum untuk mempersembahkan karya sekaligus merawat ingatan terhadap ruang tempat masyarakat hidup.
“Mari kita dedikasikan karya kita untuk rumah dan tempat singgah kita. Tanpa karya kita tak berarti, tanpa karya kota akan dikata mati,” ujarnya.
Melalui “Titik Temu”, puisi dan sketsa menjadi dua cara untuk merekam kota: puisi melalui kata dan sketsa melalui garis. Keduanya bertemu dalam satu ruang untuk memperingati 477 tahun Kudus sekaligus menghidupkan ruang publik melalui karya, interaksi, dan pengalaman bersama. (ah)
