![]() |
| Rangkaian acara Dies Natalis UIN Sunan Kudus ke-60. |
Kudus, soearamoeria.com - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menyiapkan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-60 yang mengusung tema "Spirit Sunan Kudus dan Islam Kosmopolitan untuk Peradaban Masa Depan."
Berbagai agenda akademik, keagamaan, sosial, hingga penguatan kebersamaan sivitas akademika akan digelar sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang institusi yang kini telah bertransformasi menjadi universitas.
Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi, Lc., M.Si., menyampaikan bahwa peringatan Dies Natalis ke-60 menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan untuk melangkah menuju masa depan yang lebih maju.
Menurutnya, perjalanan UIN Sunan Kudus merupakan hasil perjuangan panjang selama enam dekade.
Berawal dari Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Kudus pada tahun 1966, kemudian berkembang dengan berdirinya Fakultas Ushuluddin, beralih menjadi bagian dari IAIN Walisongo Semarang, selanjutnya bertransformasi menjadi STAIN Kudus pada tahun 1997, berubah menjadi IAIN Kudus, hingga akhirnya resmi beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus melalui Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2025.
"Perjalanan 60 tahun ini bukan sekadar perjalanan perubahan nama lembaga, tetapi merupakan perjalanan membangun tradisi akademik, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan meningkatkan kualitas pendidikan. Transformasi menjadi UIN semakin memperluas ruang pengembangan keilmuan agar mampu menjawab tantangan zaman," ujar Rektor.
Ia menambahkan, saat ini UIN Sunan Kudus memiliki 28 program studi sarjana (S1), 6 program magister (S2), dan 3 program doktor (S3). Ke depan, UIN Sunan Kudus berkomitmen menjadi pusat unggulan pendidikan Islam yang inovatif, adaptif, dan responsif, tidak hanya di Pantura Jawa Tengah, tetapi juga di tingkat Asia Tenggara hingga dunia.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan sekaligus Ketua Panitia Dies Natalis ke-60, Dr. Hj. Siti Malaiha Dewi, S.Sos., M.Si., CIQaR menjelaskan bahwa rangkaian Dies Natalis telah dimulai sejak Juni 2026 melalui berbagai kegiatan akademik dan sosial.
Beberapa agenda yang telah terlaksana antara lain Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. H. Kisbiyanto, S.Ag., M.Pd., Muktamar Ilmu Pengetahuan, Santunan Anak Yatim Piatu, serta Media Gathering 2026 sebagai bagian dari penguatan sinergi kelembagaan.
Memasuki Agustus, kegiatan akan dilanjutkan dengan Senam Bahagia Bersama dan Seminar Nasional oleh DEMA UIN Sunan Kudus pada 4 Agustus 2026 dengan narasumber Wamen HAM RI, Wagub Jateng, dan Bupati Kudus, kemudian Ziarah Sunan Kudus dan Khotmil Al-Qur'an pada 5 Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual dan sejarah perjuangan Sunan Kudus.
Selain itu, berbagai lomba mahasiswa juga masih berlangsung sepanjang bulan Agustus.
"Puncak peringatan Dies Natalis akan dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 melalui Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-60. Pada momentum tersebut juga akan dilaksanakan Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Adri Efferi, M.Ag. dan Prof. Dr. Ma'mun Mu'min, M.Ag., M.Si., M.Hum., peluncuran buku bunga rampai bertema Spirit Sunan Kudus dan Islam Kosmopolitan untuk Peradaban Masa Depan, serta penyerahan hadiah berbagai lomba mahasiswa yang telah diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis," jelasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi seremoni peringatan hari lahir institusi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas akademik, mempererat kebersamaan sivitas akademika, serta meneguhkan komitmen UIN Sunan Kudus sebagai perguruan tinggi Islam yang terus memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan peradaban dunia. (ah)
