Notification

×

Iklan

Iklan

Siapkan 17 Peserta Masuk Perusahaan China, LP Ma’arif NU Jateng dan BRCC Gelar Pelatihan Bahasa Mandarin Pra-Kerja

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:54 WIB Last Updated 2026-08-10T09:55:46Z

LP Maarif NU Jateng dan BRCC gelar pelatihan bahasa Mandarin Pra-kerja. 


‎Semarang, soearamoeria.com - LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bekerja sama dengan BRCC Indonesia menyelenggarakan Program Pelatihan Mandarin Pra-Kerja. Sebanyak 17 peserta terpilih mengikuti pelatihan yang berlangsung di Ponpes KH. Sholeh Darat, Ngaliyan, Kota Semarang, pada 6 Agustus – 11 September 2026.

‎Pembukaan kegiatan dilaksanakan pada 5 Agustus 2026 di Aula Ponpes KH. Sholeh Darat. Hadir dalam pembukaan Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani, Sekretaris LP Ma’arif NU PWNU Jawa Muhammad Ahsanul Husna, General Manager BRCC Indonesia Mario Agustian Lasut, dan Pengasuh Ponpes KH. Sholeh Darat KH. Musyafa’.

‎Dalam arahannya, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani menyebut peserta sebagai anak-anak terpilih yang tengah menempuh langkah menuju kemandirian ekonomi.

‎“Kalian semua adalah anak-anak terpilih untuk mengikuti kegiatan ini. Ini adalah langkah untuk menuju kemandirian ekonomi. Banyak perusahaan China yang membutuhkan tenaga kerja, tapi kita kekurangan SDM yang bisa bahasa Mandarin. Maka peluang ini diambil oleh LP Ma’arif Jateng untuk memenuhi kebutuhan itu,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa keputusan para peserta mengikuti pelatihan ini merupakan bukti nyata kesiapan mereka untuk berkompetisi dan berkembang. 


‎“Bahasa Mandarin dengan karakter dan nada yang unik adalah kunci pembuka pintu sukses kalian. Percayalah, kalian saat ini sedang melipatgandakan nilai jual dan daya saing Anda di dunia kerja. Setiap karakter yang Anda tulis dan ucapkan adalah investasi untuk masa depan Anda sendiri,” tegasnya.

‎“Selamat mengikuti pelatihan, dan mari raih masa depan impian Anda!” tambahnya.


‎General Manager BRCC Indonesia, Mario Agustian Lasut, menyampaikan bahwa saat ini banyak perusahaan mitra BRCC di Indonesia, khususnya di 3 kawasan industri di Jawa Tengah yang jumlahnya mencapai ribuan, sedang membutuhkan tenaga kerja yang menguasai bahasa Mandarin.

‎“Jadi tidak perlu khawatir. Kami menggaransi, selesai pelatihan kita carikan perusahaan dan kalian tinggal interview,” jelasnya.

‎Selama pelatihan, peserta dibimbing langsung oleh Laoshi atau guru asli dari Tiongkok. Materi difokuskan pada kemampuan komunikasi praktis agar peserta siap berinteraksi langsung dengan orang China di lingkungan kerja.

‎Program ini menjadi salah satu langkah strategis LP Ma’arif NU Jateng dan BRCC Indonesia dalam mencetak tenaga kerja yang siap pakai dan mampu menjawab kebutuhan industri, sekaligus meningkatkan daya saing SDM Indonesia di pasar kerja global. (ah)

close close