Notification

×

Iklan

Iklan

Berangkatkan 8 Pemuda Jateng Kuliah di Tiongkok, Gus Rozin Sebut Kader NU Harus Mendunia

Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:32 WIB Last Updated 2026-08-26T01:33:42Z

Berangkatkan 8 kader NU Jawa Tengah kuliah di Tiongkok. 


​Semarang, soearamoeria.com – Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing global menjadi pilar utama kepemimpinan KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) di Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah. 


Komitmen ini dibuktikan secara nyata melalui pelepasan delapan kader NU Jawa Tengah yang berhasil meraih beasiswa untuk melanjutkan kuliah di Tiongkok.


​Acara pelepasan peserta beasiswa berlangsung khidmat pada Senin, 24 Agustus 2026, bertempat di Kantor PWNU Jawa Tengah, Semarang. 


Keberangkatan para kader muda ini merupakan buah dari program prioritas penguatan kapasitas internasional LP Ma'arif NU Jawa Tengah yang digagas sejak awal kepemimpinan Gus Rozin di PWNU Jawa Tengah.


​Dalam laporannya, Ketua LP Ma'arif NU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani, menyampaikan bahwa para penerima beasiswa merupakan murid berprestasi di bawah binaan dan pendampingan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. 


Sebelum dinyatakan lulus dan diterima di perguruan tinggi di Tiongkok, para kader telah mengikuti program Karantina Bahasa Mandarin yang diselenggarakan secara intensif oleh tim LP Ma’arif NU Jawa Tengah.


​"Program pendampingan di PWNU Jateng dirancang untuk membekali peserta dengan kecakapan berbahasa Mandarin, kemampuan beradaptasi dengan budaya setempat, serta kesiapan akademik sebelum menempuh pendidikan tinggi di Tiongkok," ungkap Fakhruddin.


​Sejak diamanahi memimpin PWNU Jawa Tengah, Gus Rozin konsisten menekankan bahwa sektor pendidikan harus dikawal secara serius dan strategis. 


Bagi Gus Rozin, penguatan SDM bukan sekadar jargon, melainkan langkah konkret untuk memastikan kader-kader muda Nahdliyin mampu berkiprah dan bersaing di panggung internasional.


​Melalui pengiriman mahasiswa ke Tiongkok ini, PWNU Jawa Tengah tidak hanya membuka akses pendidikan global bagi kader NU, tetapi juga membangun jembatan diplomasi budaya serta memperkuat penguasaan sains dan teknologi bagi masa depan Nahdlatul Ulama. 


Berikut daftar delapan kader muda NU Jawa Tengah yang diberangkatkan beserta kampus tujuan: 1). Suryono (SMKS Ma'arif Karya Nugraha Boyolali) – Guangxi University (Electrical Engineering and Automation); 2). Afrizal Robifatih Zakhan (MA Nahdlatul Ulama Lasem) – Dalian University of Technology (Urban and Rural Planning).


3). Amhar Abimanyu (LP Ma'arif NU Klaten) – Dalian University of Technology (Art & Technology); 4). Akhmad Khafidz Al Mubarak (MAS Tahfidz Yanbu'ul Qur'an Kab. Kudus) – Dalian University of Technology (Computer Science and Technology); 5). Annahdliyah (SMA Ma'arif NU 1 Kemranjen) – Shandong University of Traditional Chinese Medicine (Food Hygiene Quality). 


6). Putri Chanda Cantika (LP Ma'arif NU Kebumen) – Shandong University of Traditional Chinese Medicine (Clinical Medicine); 7). Danisy Ahza (MAS Tahfidz Yanbu'ul Qur'an Kab. Kudus) – Jiangxi University of Water Resources and Electric Power (International Economics and Trade) dan 8). Lucky Lituhayu Al Fahrisi (LP Ma'arif NU Kudus) – Jiangxi University of Water Resources and Electric Power (International Economics and Trade). (ah)

close close