Notification

×

Iklan

Iklan

KKN UIN Sunan Kudus 152 Ajak Ibu PKK Wonorejo Kelola Sampah melalui Biopori dan Komposting

Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:38 WIB Last Updated 2026-08-26T05:38:21Z

Sosialisasi biopori dan komposting bersama Ibu-ibu PKK Desa Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. 


Pati, soearamoeria.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kudus Kelompok 152 kembali melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi biopori dan komposting bersama Ibu-ibu PKK Desa Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. 


Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap permasalahan lingkungan sekaligus upaya mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam mengelola sampah dari lingkungan rumah tangga.


Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mengelola sampah secara tepat. 


Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa sampah rumah tangga, khususnya sampah organik seperti sisa makanan dan dedaunan, masih dapat dimanfaatkan kembali melalui proses pengomposan. 


Dengan pengolahan yang sederhana, sampah organik dapat diubah menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan sekitar.


Selain komposting, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai biopori sebagai salah satu upaya sederhana dalam menjaga keseimbangan lingkungan. 


Biopori dapat membantu meningkatkan resapan air ke dalam tanah sekaligus menjadi media yang dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik. 


Penerapan biopori di lingkungan rumah diharapkan dapat menjadi langkah sederhana yang memberikan manfaat bagi pengelolaan air dan sampah secara bersamaan.


Antusiasme Ibu-ibu PKK terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta mengikuti penyampaian materi dengan aktif dan turut berdiskusi mengenai kondisi pengelolaan sampah yang ada di lingkungan sekitar. 


Melalui diskusi tersebut, mahasiswa KKN juga mendorong peserta untuk mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik dari rumah.


Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong peran aktif Ibu-ibu PKK sebagai penggerak masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. 


Dengan adanya pemahaman mengenai biopori dan komposting, masyarakat diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang sekaligus memanfaatkan kembali sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna.


Mahasiswa KKN 152 UIN Sunan Kudus berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat Desa Wonorejo mengenai pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan. 


Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, mengolah sampah organik menjadi kompos, serta membuat dan memanfaatkan biopori di lingkungan rumah diharapkan dapat terus dilakukan secara konsisten.


Melalui kegiatan ini, KKN 152 tidak hanya hadir untuk memberikan edukasi, tetapi juga berupaya mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan lingkungan Desa Wonorejo yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan. (ah)

close close