![]() |
| Rektor UIN Sunan Kudus Prof. Abdurrohman Kasdi kukukan Prof. Kisbiyanto sebagai guru besar ke-16 bidang pendidikan Islam. |
Kudus, soearamoeria.com - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Guru Besar pada Senin (22/6/2026). Agenda akademik tersebut menjadi momentum penting bagi UIN Sunan Kudus dalam memperkuat pengembangan keilmuan dan peningkatan kualitas kelembagaan melalui pengukuhan Prof. Dr. H. Kisbiyanto, S.Ag., M.Pd. sebagai Guru Besar bidang Manajemen Pendidikan Islam pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.
Rektor UIN Sunan Kudus Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi., Lc., M.Si. menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas bertambahnya guru besar di lingkungan UIN Sunan Kudus. Menurutnya, pengukuhan tersebut menjadi capaian penting yang tidak hanya membanggakan bagi Prof. Kisbiyanto dan keluarga, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika UIN Sunan Kudus.
“Saya senang hari ini Profesor Doktor Haji Kisbiyanto, S.Ag., M.Pd. dikukuhkan menjadi guru besar di UIN Sunan Kudus. Saya beserta seluruh civitas akademika UIN Sunan Kudus berharap capaian guru besar ini menjadi barokah dan manfaat, terutama untuk beliau dan keluarga beliau,” ujar Rektor.
Rektor menegaskan bahwa capaian guru besar memiliki arti strategis bagi pengembangan institusi, khususnya dalam memperkuat tradisi akademik, pengembangan keilmuan, serta peningkatan rekognisi kelembagaan UIN Sunan Kudus.
“Semoga capaian guru besar ini juga menjadi barokah dan manfaat untuk UIN Sunan Kudus dalam pengembangan keilmuan, pengembangan kelembagaan, dalam rangka rekognisi kelembagaan dari tahap ke tahap yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Menurut Rektor, keberadaan guru besar merupakan salah satu kekuatan penting dalam perjalanan UIN Sunan Kudus menuju institusi pendidikan tinggi Islam yang semakin unggul dan berdaya saing.
“Tentu ini juga menjadi prestasi kita bersama, harapan kita bersama dalam rangka bagaimana mengembangkan kelembagaan UIN Sunan Kudus menjadi lebih besar, lebih hebat, dan lebih sukses lagi,” tambahnya.
Dalam sidang senat terbuka tersebut, Prof. Kisbiyanto menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Integrity Based Behavior Management (IBBM) untuk Pendidikan Islam Berdampak dan Berkelanjutan.”
Prof. Kisbiyanto mengangkat gagasan tentang pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam tata kelola Manajemen Pendidikan Islam. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan pendidikan Islam tidak hanya bertumpu pada visi, misi, anggaran, dan teknologi, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan tata kelola tersebut.
Prof. Kisbiyanto menyebut bahwa berbagai persoalan dalam tata kelola pendidikan Islam, seperti kurangnya pemahaman konsep dasar tata kelola, lemahnya kemampuan pengelolaan anggaran secara akuntabel, transparan, efektif, dan efisien, hingga munculnya berbagai bentuk penyimpangan, berkaitan erat dengan persoalan integritas sumber daya manusia.
Melalui konsep Integrity Based Behavior Management (IBBM), Prof. Kisbiyanto menawarkan pendekatan pengelolaan pendidikan Islam yang menempatkan integritas sebagai basis utama dalam mewujudkan pendidikan yang berdampak dan berkelanjutan.
Konsep tersebut dibangun atas komitmen terhadap nilai-nilai keislaman, profesionalitas, keberdampakan, dan keberlanjutan.
Ia menjelaskan bahwa penguatan integritas sumber daya manusia dalam Manajemen Pendidikan Islam dapat dilakukan melalui tata kelola yang baik, pemanfaatan teknologi informasi, kepatuhan terhadap regulasi, pengendalian mutu, serta penguatan nilai spiritual seperti ikhlas, disiplin, sabar, amanah, dan musyawarah dalam praktik manajerial.
Sementara itu, Bupati Kudus yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Dr.dr. Abdul Hakam, Msi Med, SpA , menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan Prof. Kisbiyanto.
Ia menyebut capaian tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi keluarga besar UIN Sunan Kudus, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Kudus.
Ia berharap amanah guru besar tersebut semakin mendorong Prof. Kisbiyanto untuk terus berkarya, memberikan sumbangsih pemikiran, serta menghadirkan ilmu yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kudus juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi UIN Sunan Kudus melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus membuka ruang sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (ta)
