Notification

×

Iklan

Iklan

LP Ma'arif NU Grobogan: FKKMI Bukan Organisasi Oposisi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:53 WIB Last Updated 2026-06-06T13:53:18Z
Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) di MI Miftahul Ulum Lajer, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, pada Kamis (4/6/2026).


Grobogan, soearamoeria.com - Forum Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (FKKMI) Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Kabupaten Grobogan menggelar Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) di MI Miftahul Ulum Lajer, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, pada Kamis (4/6/2026).


Rakerdin yang mengusung tema "Membangun Keunggulan dengan Karya Nyata" ini dihadiri oleh sekitar 40 kepala madrasah se-Kabupaten Grobogan.


Dalam sambutannya, Kepala MI Miftahul Ulum Lajer selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh peserta yang hadir. Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi sekaligus membawa keberkahan bagi kemajuan madrasah.


Ketua FKKMI Kabupaten Grobogan, K.H. Agus Saifudin, menjelaskan bahwa kegiatan silaturahmi ini mengemas banyak agenda penting, termasuk program ziarah dan perkemahan. Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi dan konsistensi di tubuh organisasi.


"Generasi pertama LP Ma'arif adalah para pejuang, dan generasi kedua sebagai penerus. Namun, generasi ketiga dan keempat cenderung terlalu santai. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan agar mereka tetap konsisten sehingga FKKMI terus berjalan dan berkembang. Generasi satu hingga empat harus bersatu," tegas K.H. Agus Saifudin.


Sementara itu, Ketua PC LP Ma'arif NU Grobogan, H. Suyanto, S.Pd., M.Pd., memanfaatkan momentum ini untuk mengklarifikasi isu miring yang menerpa organisasi. Ia menegaskan bahwa FKKMI bukanlah organisasi oposisi atau pesaing bagi pihak mana pun.


"FKKMI adalah organisasi yang berfungsi untuk menguatkan lembaga pendidikan. Sanad FKKMI itu acuannya jelas ke LP Ma'arif NU. Keanggotaannya pun inklusif; tidak harus dari kalangan NU, pihak lain juga bisa bergabung. Fokus utama kita adalah mewujudkan karya nyata, baik di bidang akademik maupun non-akademik," ujar H. Suyanto.


Penguatan terhadap eksistensi FKKMI juga datang dari K.H. Mujahidin, S.Ag., M.Pd., selaku Pengawas Penggerak. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang intensif antar lembaga. Menurutnya, pengembangan madrasah minimal harus difokuskan pada aspek keagamaan dan pencapaian prestasi.


Ia juga mengajak lembaga-lembaga yang sudah berprestasi untuk aktif di FKKMI agar dapat saling berbagi kebaikan dan pengalaman sukses. (Maftuhan)

close close