Notification

×

Iklan

Iklan

Pembinaan KKM 02, Kemenag Grobogan Minta Pendidik Bentuk Siswa Tidak Gagap Teknologi

Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB Last Updated 2026-04-19T14:17:54Z
Pembinaan dan Halalbihalal KKM 02 di Rumah Makan Istana Gubug 2, Sabtu (11/4/2026).


Grobogan, soearamoeria.com - Kelompok Kerja Madrasah (KKM) 02 Kabupaten Grobogan menyelenggarakan acara Pembinaan dan Halalbihalal pada Sabtu, 11 April 2026.


Bertempat di Rumah Makan Istana Gubug 2, Desa Tinanding, Kecamatan Godong, acara ini menjadi momentum penguatan sinergi bagi 150 guru dan tenaga kependidikan berjumlah dari tiga kecamatan, yakni Godong, Karangrayung, dan Penawangan.


Ketua Panitia sekaligus Kepala MIN 03 Grobogan, Mutmainah, dalam laporannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan agenda ini.


"Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru di lingkup KKM 02. Semoga kegiatan ini terus berkelanjutan dalam merekatkan tali silaturahmi di lingkungan satuan pendidikan kita," ujar Mutmainah.


Kepala Kemenag Grobogan Fahrur Rozi menekankan pentingnya kesiapan mental siswa dalam menghadapi arus zaman yang kian dinamis. Ia berharap para pendidik mampu membentuk siswa yang tidak gagap teknologi namun tetap memegang teguh kedisiplinan. Indikator disiplin tersebut, menurut Fahrur Rozi, dapat dilihat dari hal-hal sederhana namun prinsipil. Kerapian penampilan mulai dari pakaian hingga sepatu yang dikenakan. Literasi, kualitas dan kuantitas buku yang telah dibaca selama proses belajar.


Ia juga mengajak para guru untuk mengadopsi tradisi pesantren guna menjaga keberkahan ilmu. Salah satunya dengan mendoakan para penulis kitab atau buku yang dipelajari.


"Agar ilmu bisa bermanfaat, bacakan doa Al-Fatihah kepada penulisnya. Ini adalah sistem pendidikan yang senantiasa dijaga di pesantren," terangnya.


Ia juga memberikan motivasi spiritual bagi para pendidik. Menurutnya, profesi guru madrasah adalah pengabdian yang melampaui waktu.


"Jadilah guru madrasah, karena sosok guru akan selalu diingat oleh siswanya sepanjang masa," ungkapnya menyemangati. Makna Halalbihalal dan Kekuatan Sedekah.


Menutup pembinaannya, Kepala Kemenag mengulas filosofi Halalbihalal yang merupakan tradisi khas ulama Indonesia di bulan Syawal. Ia mengingatkan bahwa membiasakan kebaikan, termasuk bersedekah, adalah kunci kelancaran rezeki.


"Jika seorang muslim sudah terbiasa tidak bersedekah, maka rezekinya akan terasa sempit (seret) dan kelak ia akan merasakan kekecewaan," tegasnya.


Mengutip kaidah dalam Kitab Alfiyah, ia juga mengingatkan tentang kemuliaan akhlak dalam berinteraksi. Beliau menekankan bahwa membalas kebaikan dengan kebaikan yang setara jauh lebih sulit dan mulia daripada sekadar membalas kesalahan dengan kesalahan yang sama.


Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama, memperkuat komitmen KKM 02 Grobogan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Grobogan. (Maftuhan)

close close