![]() |
| MI Miftahul Huda Tegalsambi gelar pesantren Ramadan bersama guru dan siswa pada Kamis 12 Maret 2026. |
Jepara, soearamoeria.com - Dalam rangka mengisi kegiatan pembelajaran di bulan suci Ramadan1447 H, Madrasah Ibtidaiyyah (MI) Miftahul Huda Tegalsambi Tahunan Jepara mengadakan kegiatan Pesantren Ramadan dan Buka Bersama seluruh guru dan siswa pada Kamis, 12 Maret 2026
Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter yang baik, mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan kebersamaan, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjalankan praktik beribadah dengan ceria dan menyenangkan.
"Kegiatan pesantren Ramadan ini sama sekali tidak dipungut biaya, masing-masing anak diwajibkan membawa bekal dari rumah hasil masakan orang tua dan ditambah takjil Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG 03 Tahunan," jelas Kepala MI Miftahul Huda Tegalsambi Aminatur Rohmah.
Lebih lanjut ia menjelaskan rangkaian kegiatan pesantren ramadan ini berupa praktik keagamaan sehari-hari.
"Pesantren Ramadan 1447 H ini sengaja dirancang untuk melibatkan peran aktif siswa, mulai dari pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh Fairus Al Fatih (5B), lantunan senandung religi Nabila Humaira (1B) dan Silvi Maulida (5B) serta story telling Cerita Islami oleh Zeyada Shaviyatez Zackia (4B)," terang Amina.
Untuk menunggu waktu berbuka puasa dilakukan pembacaan tahlil dipimpin oleh Ustadz Arif Rahman dan kultum oleh Ustadz H. Yusro.
Di sela-sela kegiatan tersebut, juga dilaksanakan santunan Yatama yang belajar di MI Miftahul Huda Tegalsambi.
Setelah berbuka puasa bersama, anak-anak menunaikan shalat magrib diimami Ustadz M. Akrim dan yasinan dipimpin Ustadz Nur Ahmad, serta dilanjutkan shalat isya' berjamaah dan shalat tarawih yang diimami oleh Ustadz Nur Baidi.
"Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini anak-anak semakin bersemangat dalam menjalankan ibadah puasa wajib di bulan Ramadan dan ibadah-ibadah sunah lainnya", tutur Amina.
Salah satu siswa yang terlibat mengisi acara cerita Islami dalam pesantren ramadan, Zeyada Shaviyatez Zackia merasa senang.
"Walaupun saat tampil tadi saya grogi karena kurang latihan, tetapi saya sangat senang bisa berbagi cerita dan berbuka puasa bersama teman-teman," ujar Kia, panggilan akrab Zeyada. (za)
