Notification

×

Iklan

Iklan

Dinarpusda Grobogan Gelar Forum Perangkat Daerah, Rancang Strategi Literasi Hingga Pelosok Desa 2027

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:23 WIB Last Updated 2026-02-20T00:23:15Z
Dinaspusda Grobogan gelar Forum Perangkat Daerah, susun rencana kerja tahun 2027.


Grobogan, soearamoeria.com - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Kabupaten Grobogan menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rancangan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027.


Bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Dinarpusda, Kamis (19/02/2026), agenda ini menjadi pijakan strategis dalam menentukan arah kebijakan literasi dan kearsipan di masa depan.


Pertemuan ini dihadiri oleh pemangku kepentingan kunci guna memastikan rencana kerja yang disusun bersifat inklusif dan komprehensif. Hadir dalam forum tersebut perwakilan dari: Bappeda Kabupaten Grobogan, Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Sosial (Dinsos) & Dinas Kesehatan (Dinkes), Rektor Perguruan Tinggi, dan Komunitas Literasi se-Kabupaten Grobogan. 


Melalui forum ini, usulan anggaran yang tertampung di Bappeda akan dikurasi untuk diajukan dan direalisasikan sebagai program prioritas pada tahun anggaran 2027 mendatang.


Suasana diskusi berlangsung dinamis saat pembahasan memasuki tema penguatan literasi di wilayah Grobogan. Kepala Dinarpusda Kabupaten Grobogan, Supriyanto, menekankan pentingnya pergerakan literasi yang tidak hanya berpusat di kota, tetapi menjangkau hingga ke seluruh pelosok desa.


"Harapan kami, dunia literasi terus bergerak dinamis. Tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi denyutnya harus terasa hingga ke desa-desa," ujar Supriyanto di sela-sela diskusi.


Salah satu poin penting yang dihasilkan adalah pentingnya kolaborasi antara Bunda Literasi, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), serta Perpustakaan Desa dan Kelurahan.


Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan performa literasi daerah dalam sistem pemantauan Perpustakaan Nasional (Perpusnas).


Dengan integrasi data dan program yang baik, perpustakaan-perpustakaan di tingkat akar rumput diharapkan dapat bertransformasi menjadi pusat pembelajaran masyarakat yang kreatif dan mandiri. (Maftuhan)

close close