Jaga Kebersihan Sungai Ansor, Banser, dan Karang Taruna Jepang Kudus “Resik-resik Kali” - Soeara Moeria

Breaking

Saturday, 5 December 2020

Jaga Kebersihan Sungai Ansor, Banser, dan Karang Taruna Jepang Kudus “Resik-resik Kali”

Resik-resik Kali bersama Ansor dan Karang Taruna.

Kudus, soearamoeria.com – Ansor, Banser, dan Karang Taruna Desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus guyub berkolaborasi dalam menjaga kebersihan sungai. Kolaborasi tersebut terlihat apik pada Minggu pagi (6/12/2020) ketika mereka sedang membersihkan sungai yang berpusat di Jembatan Mbah Satam.


Baik Karang Taruna dan Ansor - Banser Desa Jepang memberikan perhatian terhadap lingkungan melalui kegiatan resik-resik kali ini.


Seperti yang disampaikan Achmad Hasan, Ketua Ansor Desa Jepang, "melihat kali yang keruh dan 'nyumpel' dengan sampah, ini yang menggerakkan kami untuk turut membersihkan saluran yang tersumbat," jelasnya.


"Selain arahan dari Ansor Kudus yang berkomitmen untuk pelestarian lingkungan, sebenarnya, ini juga menjadi perhatian kami. Dengan menggandeng Karang Taruna desa, kami kira lebih mempermudah dalam pelestarian lingkungan," ujarnya.


Kang Hasan, sapaan akrab kader Ansor Jepang tersebut, "terlebih memasuki bulan Desember ini,  yang kata orang Jawa sering diartikan 'gede-gedene sumber', ini momentum yang tepat,  apabila ada air deras yang datang, tak ada sumbatan aliran lagi," jelasnya.


Achmad Fakhrudin, Ketua Karang Taruna Karya Abadi Desa Jepang, menambahkan, meskipun sempat diguyur hujan, kegiatan resik-resik kali ini tetap digelar, untuk antisipasi datangnya air besar yang akan datang. Tak sedikit, kami mengangkat carang dan tebangan pepohonan yang menyumpal, terlebihnya sampah dibawah jembatan banyak menumpuk.


Saling bahu-membahu untuk kebersihan sungai.
"Ia berharap masyarakat sekarang lebih cerdas dalam membuang sampah, tidak sembarangan, apalagi langsung ke kali sebagai objek 'kengawuran' untuk membuang sampah sehari-hari," terangnya.


"Hal semacam ini bisa teratasi apabila semua bergandeng tangan, gotong royong saling bahu-membahu untuk terciptanya lingkungan yang bersih dan aman," ujarnya.


Meskipun mengenakan masker dan sesuai dengan protokoler kesehatan, itu tidak menghalangi niat untuk selalu berperan dalam kemaslahatan. Jaga kesehatan perlu, lingkungan juga jangan luput dari perhatian untuk menunjang kesehatan yang dapat dirasa bersama.


“Untuk menjaga lingkungan kita, mari dimulai dari diri kita masing-masing, Ansor - Banser dan Karang Taruna sudah memulai, kami berharap kegiatan semacam akan kontinyu dilaksanakan, apalagi pemuda harus berperan dalam hal ini sebagai wujud cinta dan melestarian lingkungan," tukasnya. (fa)

No comments:

Post a comment