Margoyoso Launching Penanganan Sampah Berbasis Kebersamaan dan Gotong Royong - Soeara Moeria

Breaking

Thursday, 27 February 2020

Margoyoso Launching Penanganan Sampah Berbasis Kebersamaan dan Gotong Royong

Launching penanganan sampah di Desa Margoyoso.
Jepara, soearamoeria.com - Sampah di Desa Margoyoso Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara merupakan salah satu permasalahan yang ada di desa, karena setiap hari masyarakat hidup menghasilkan sampah. Di samping itu kepedulian masyarakat untuk membuang sampah di tempatnya juga masih kurang. Sehingga masih banyak masyarakat yang membuang sampah di sepanjang pinggiran Sungai Kaweden dan Sungai Bakalan, membuang di pekarangan orang lain, di jalan, dan sebagainya.

Berangkat dari permasalahan tersebut 20 - 24 Januari lalu Pemerintah Desa bekerjasama dengan KKN Undip Semarang menggelar rapat perencanaan penanganan sampah berbasis kebersamaan dan gotong royong yang direncanakan pada 02022020 dilaunching secara resmi.

Ketua pengelola sampah desa Margoyoso, Sudi Hariyanto menjelaskan sebelum program dilaunching pihaknya survei kepada masyarakat dengan membagikan 1300 kuisioner. Hasilnya sampah di Desa Margoyoso perlu diselesaikan.

“Margoyoso merupakan desa yang terletak di Kecamatan Kalinyamatan dan dilalui dua sungai yaitu Sungai Kaweden dan Sungai Bakalan. Permasalahan sampah merupakan permasalahan yang kompleks karena kurangnya kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungannya. Dan pelayanan penanganan sampah ini memang menjadi solusi yang tepat,” katanya. 

Ditambahkan Sudi kegiatan penanganan sampah berbasis gotong royong dan kebersamaan itu terdiri dari beberapa tahap. Pertama, sosialisasi tentang sampah dengan membagi kuisioner. Kedua, pemberian materi kepada kader, PKK, Karang Taruna, dan pengurus desa tentang menejemen penanganan sampah, teknik pemasaran, serta pengolahan sampah organik. Terakhir, praktik tentang pengolahan sampah organik, sekaligus sosialisasi mengenai pemanfaatan tanah pekarangan (PTP) yang dihasilkan dari hasil sampah basah rumah tangga.

“Pengelolaan sampah dilakukan oleh KSM Margomulyo berdasarkan SK Petinggi Desa Margoyoso Bapak Miftakhul Huda. Saat ini pengelolaan sampah Desa Margoyoso sudah memperoleh 792 pelanggan. Dan ini merupakan sesuatu yang luar biasa karena belum genap satu bulan sudah memperoleh pelanggan sebanyak itu,” imbuh Yulio Bagus Texar.

Sudi menambahkan manfaat dari kegiatan pengelolaan sampah berbasis kebersamaan dan gotong royong  di antaranya masyarakat lebih peduli dengan masalah sampah. Selain itu, sampah organik dapat menghasilkan pupuk. “Yang ini menjadi program prioritas KSM untuk tahun kedua yaitu pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga,” paparnya. 

Petinggi Desa Margoyoso, Miftakhul Huda berharap pengelolaan sampah desa mampu menjalankan tugas mulianya dan semakin banyak pelanggan sampah. Selain itu pihaknya juga merencanakan sisa dari iuran pelanggan sampah digunakan untuk santunan kematian berupa kain mori papan dan patok,  menunjang beasiswa program wajib Madin 6 tahun, pengoperasian mobil ambulan desa, pemberian insentif guru ngaji dan paud, dan pengentasan buta aksara. (sm)

No comments:

Post a comment