Pelabuhan Internasional JIIPE Gresik - Soeara Moeria

Breaking

Monday, 13 January 2020

Pelabuhan Internasional JIIPE Gresik

Muhammad Syihabur Rohman
Oleh : Muhammad Syihabur Rohman, mahasiswa Universitas Islam Malang

Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional. Negara memutuskan untuk membangun pelabuhan internasional yang saat ini ( 2, jnuari 2020 ) masih dalam tahap pembangunan.

Pembangunan pelabuhan Internasional Gresij di lakukan oleh sebuah proyek besar bernama JIIPE (Java Integrated Industrial and Port Estate). JIIPE adalah sebuah kawasan industrial, yang terintegrasi dengan pelabuhan laut dalam, lahan pemukiman dan kawasan industrial. Dalam pembangunannya JIIPE menentukan lokasi berdasarkan kerja sama dengan PT Usaha Era Pratama Nusantara, sebuah subsidier dari PT AKR Corporindo Tbk, dan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, sebuah subsidier dari perusahaan milik negara Pelindo III.

Lokasi pembangunan pelabuhan bertempat di Gresik, Jawa Timur, Indonesia. Proyek tersebut berjarak 24 km dari Surabaya. Lokasi yang cukup strategis karena dekat dengan Jalan tol yang menghubungkan antara pelabuhan internasional dengan bandara Internasional Juanda Surabaya. Menurut saya  pembangunan pelabuhan internasional ini ditujukan untuk mengembangkan produksi dari pabrik – pabrik yang ada di sekitar pelabuhan.

Pembangunan pelabuhan Internasional yang telah berjalan dalam rentan waktu kurang lebih 4 tahun, banyak menimbulkan pro dan kontra dengan masyarakat Gresik dikarenakan semakin banyaknya kendaraan besar berlalu lalang di wilayah Gresik menimbulkan kemacetan dan juga meningkatkan angka kecelakaan di Gresik yang disebabkan banyaknya truk besar dengan muatan  berat. Saya kira lebih dari 300 kendaraan besar beroperasi di Gresik untuk proyek pembangunan pelabuhan tersebut. Banyaknya angka kendaraan besar juga menimbulkan polusi yang semakin besar pula. Tak sedikit masyarakat Gresik menolak pembangunan pelabuhan tersebut. 

Namun juga tak sedikit yang pro dengan kebijakan tersebut karena menurut mereka adanya pembangunan pelabuhan internasional dapat membantu masyarakat Gresik dalam kemudahan transportasi dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar pelabuhan karena mungkin pada saat pelabuhan beroperasi akan ada banyak pendatang dan orang – orang luar Gresik. Pelabuhan internasional Gresik mungkin akan dibangun dengan 5 dermaga atau lebih.

Mengingat pelabuhan Internasional ini nantinya akan beroperasi dengan skala Internasional. Menurut saya, pembangunan pelabuhan harus segara diselesaikan untuk meminimalisir angka kecelakaan di Gresik.

Pembangunan pelabuhan Gresik ini mungkin akan menguntungkan bagi masyarakat Gresik karena akan banyak warga Gresik yang bisa menjadi pedagang di sekitar Pelabuhan Internasional nantinya. Dari perda Gresik sendiri mungkin akan menyelesaikan pembangunan pelabuhan Internasional ini dalam 4 sampai 5 tahun ke depan untuk siap di operasikan sebagaimana harapan masyarakat. Jalan masuk menuju dermaga dari Jalan Raya Gresik mungkin masih berjarak sekitar 10 KM. Jarak yang cukup jauh membuat pembangunan pelabuhan ini membutuhkan waktu yang lama.

Saya harap pembangunan pelabuhan Internasional tersebut harus segara diselesaikan supaya masyarakat Gresik dapat menikmati hari tanpa adanya truk – truk besar yang berlalu lalang.

No comments:

Post a comment