Sangkal Indie Book Goes to School Kampanye Menulis

Yogyakarta, soearamoeria.com-Menulis adalah keniscayaan. Siapa yang ingin hidup dalam keabadian dan dikenang maka menulislah. Dalam rangka mendorong semangat kepenulisan di kalangan pelajar, Sangkal Indie Book (SIB) bekerjasama dengan OSIS MA Nurul Ummah Kotagede menyelenggarakan Workshop Kepenulisan, Jum’at, (18/12/15) lalu.

“Sangkal Indie Book adalah rumah bersama, di mana proses kepenulisan menjadi nafas,” papar Abdus Syahid, Direktur SIB.

Syahid mengungkapkan workshop yang diselenggarakan SIB bukan hanya seremonial belaka tetapi ada follow up lebih lanjut. Jaminan karya hasil workshop diterbitkan. Tak kurang dari lima puluh karya baik cerpen ataupun puisi  telah dirampungkan siswa MA Nurul Ummah selanjutnya naskah yang masuk digodok di keredaksian sebelum naik cetak dan terbit.

Workshop yang dibuka kepala madrasah, Ahmad Baihaqi ini mendatangkan pembicara novelis Mafia Three in One, Mohammad Mahrus.

Dalam sambutannya Baihaqi menyambut positif acara workshop ini terutama dengan follow up penerbitan karya. “Besar harapan proses kepenulisan tidak berhenti pada workshop dan penerbitan karya akan tetapi tetap berkelanjutan, syukur-syukur ada yang bikin novel sendiri, bahkan kalau bisa menjadi penulis yang namanya bertengger di media cetak,” harap dia sebagai rilis yang diterima soearamoeria.com

Sesi workshop pun dimulai. Mahrus memulai dengan dua cerpen yang sengaja ia persiapkan, serta satu paragraf pancingan cerita yang harus diteruskan oleh peserta menjadi satu cerita utuh.

Sebelum materi dilanjutkan tentang ide, alur, setting serta penokohan, sebagai bentuk terima kasih juga penyemangat untuk peserta SIB membagikan bingkisan yang terkumpul dari beberapa alumni pesantren yang sudah mempunyai usaha. Ada jilbab (Alissa Butik), cookies coklat (Anna Bakery), peci kerucut karya Zyrun serta puluhan buku yang dipersiapkan SIB.

Workshop kepenulisan yang didukung media partner redaksikota.com, gresiktrip.com, radiobuku.com serta soeramoeria.com ini sebagai rangkaian pembuka Sangkal Indie Book goes to school.

MA Nurul Ummah dipilih karena merupakan salah satu lembaga pendidikan di bawah naungan pesantren PP Nurul Ummah Kotagede yang erat kaitannya dengan dunia tulis-menulis. Sehingga sadar atau tidak, laku sehari-hari di pesantren tak lepas dari kepenulisan. Beberapa pesantren selanjutnya yang masuk dalam daftar workshop berikutnya antara lain Pesantren An-Nur Ngrukem, Wahid Hasyim Nologaten, Sunan Pandanaran Sleman dan Krapyak.

Diharapkan setelah rangkaian SIB goes to school sesi pertama selesai akan ada agenda bersama menggandeng lembaga-lembaga sekolah di bawah naungan pesantren untuk membuat satu acara yang melibatkan semua, dari santri untuk dunia.

Sangkal Indie Book hadir menjembatani para penulis berkarya. Menyediakan jasa layanan penerbitan (Publishing Service), mewujudkan mimpi penulis menerbitkan kumpulan puisi, kumpulan cerpen, novel, tulisan ilmiah, skripsi, tesis, disertasi dan karya tulis lainnya menjadi sebuah buku yang dapat dinikmati khalayak umum tanpa proses rumit.

Tidak ada seleksi naskah, tidak dibutuhkan waktu lama untuk menerbitkan buku, juga tidak terdapat jumlah minimal dalam mencetak buku, sehingga penulis bisa menyesuaikan jumlah cetakan dengan anggaran yang tersedia. (qim)
Sangkal Indie Book Goes to School Kampanye Menulis Sangkal Indie Book Goes to School Kampanye Menulis Reviewed by Syaiful Mustaqim on 21:24:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.