![]() |
| Flyer selamat dan sukses terbitnya keputusan Menteri Agama tentang Prodi PPG UIN Sunan Kudus. |
Kudus, soearamoeria.com - Kabar menggembirakan datang dari UIN Sunan Kudus. Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) secara resmi memperoleh izin penyelenggaraan untuk program profesi berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 54 Tahun 2026.
Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Abdurrohman Kasdi,Lc,.M.Si. menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin penyelenggaraan Prodi PPG tersebut. Menurutnya, kehadiran Prodi PPG semakin melengkapi capaian prestasi UIN Sunan Kudus, baik dari sisi kualitatif maupun kuantitatif.
“Secara kelembagaan, UIN Sunan Kudus telah bertransformasi, akreditasinya unggul, dan kini program studinya semakin lengkap,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran Prodi PPG akan memperkuat semangat pengembangan institusi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus.
“Hadirnya Prodi PPG di UIN Sunan Kudus ini semakin menambah semangat pengembangan kelembagaan civitas akademika. Akan bertambah banyak SDM unggul yang kompeten, religius, dan profesional. Semoga hal ini menjadikan UIN Sunan Kudus semakin diminati oleh calon mahasiswa baru, semakin besar, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Aamiin,” harapnya.
Sementara itu Wakil Rektor I Dr. Hj. Siti Malaiha Dewi, S.Sos., M.Si., CIQaR, menyampaikan terbitnya izin operasional Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) di UIN Sunan Kudus ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran UIN Sunan Kudus dalam mencetak guru profesional yang kompeten, berintegritas, dan berdaya saing.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Semoga Program Studi PPG ini membawa berkah manfaat bagi lembaga dan masyarakat” ujarnya.
Sebelumnya, Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kudus telah melaksanakan asesmen lapangan pembukaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada 7–8 Agustus 2025 sebagai bagian dari proses evaluasi kelayakan penyelenggaraan program tersebut.
Dengan terbitnya izin resmi ini, UIN Sunan Kudus diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam mencetak guru profesional yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat. (ta)
