Notification

×

Iklan

Iklan

Di Stasiun Tawang, Balai Bahasa Jateng Gelar Mudik Asyik, Bagikan 500 Buku Bacaan untuk Pemudik

Rabu, 18 Maret 2026 | 10:47 WIB Last Updated 2026-03-18T03:47:37Z
Balai Bahasa Jateng launching program Mudik Asyik Baca Buku di Stasiun Semarang Tawang pada 16 Maret 2026. 


Semarang, soearamoeria.com - Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Program Mudik Asyik Baca Buku yang berlokasi di Stasiun Semarang Tawang pada 16 Maret 2026. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang.


Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Hum., menyatakan bahwa pihaknya membagikan 500 buku bacaan secara gratis kepada pemudik, khususnya anak-anak usia sekolah. 


“Dalam acara Mudik Asyik Baca Buku ini, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah membagikan 500 eksemplar buku cerita anak serta buku-buku kebahasaan dan kesastraan,” ujar Dwi Laily Sukmawati.


Laily menjelaskan bahwa pembagian buku itu memang khusus dibagikan kepada para pemudik. Kegiatan Mudik Asyik Baca Buku itu dimaksudkan untuk memberikan buku yang bermanfaat kepada anak selama perjalanan mudik. 


“Kami berharap buku-buku ini bermanfaat saat perjalanan mudik serta sebagai sarana perkenalan bacaan yang cocok kepada anak. Acara Mudik Asyik ini juga dimeriahkan dengan tampilan musikalisasi puisi, mendongeng, komedi tunggal, nembang macapat, dan berbagai acara menarik lainnya agar pengalaman pemudik menyenangkan,” terangnya. 


Selain pembagian buku secara gratis, acara Mudik Asyik Baca Buku juga diisi dengan kuis bahasa oleh Duta Bahasa, musikalisasi puisi dari SMAN 1 Pati (pemenang I Festival Musikalisasi Puisi Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah), mendongeng oleh Kak Slam, serta nembang macapat oleh Aryasatya Haidar Wiratama dan ndhagel ijen (komedi tunggal) oleh El Zhafran Nararya Tsaqib, keduanya pemenang I FTBI Tingkat Provinsi Jawa Tengah dari SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga. 


Dalam kesempatan yang sama, dilakukan peluncuran Pojok Baca Buku di Stasiun Semarang Tawang yang diresmikan bersamaan dengan acara Mudik Asyik itu. Pojok Baca Buku tersebut akan tetap terpajang di Stasiun Semarang Tawang meskipun acara Mudik Asyik itu telah usai.


Laily menyatakan bahwa pihaknya berterima kasih kepada PT KAI Daop 4 Semarang atas fasilitas tempat Pojok Baca Buku di Stasiun Semarang Tawang. “Pojok Baca Buku ini diharapkan menghadirkan aktivitas literasi yang edukatif dan menyenangkan di ruang publik,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala PT KAI Daop 4 Semarang, Suharjono, menyatakan bahwa pihaknya mendukung program Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah tersebut. “Kami menyambut baik kolaborasi antara BUMN dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini,” ungkap Suharjono.


Deputi Daop 4 Semarang, Teguh Triyono, mengatakan bahwa acara yang digelar Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah itu merupakan inovasi yang sangat bagus. Dia mempersilakan adanya tempat Pojok Baca Buku di Stasiun Tawang.


“Silakan dalam rangka memberikan layanan publik terbaik pada mudik Lebaran ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada Balai Bahasa atas kolaborasi dan partisipasi ini,” kata Teguh.


Teguh menuturkan bahwa minat baca masyarakat akan makin meningkat dan pengetahuan generasi muda juga makin bertambah. Dia berharap kegiatan Mudik Asyik Baca Buku dan Pojok Baca itu terus berlanjut.


“Kegiatan semacam ini bagus, bisa di hall sini, bisa di luar. Mudah-mudahan bisa dilanjutkan demi pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

close close