Notification

×

Iklan

Iklan

PCNU Kudus Salurkan Bantuan untuk TPQ dan Madrasah Terdampak Bencana, Ini Rinciannya

Selasa, 17 Februari 2026 | 23:22 WIB Last Updated 2026-02-17T16:22:58Z
Salurkan bantuan untuk TPQ dan madrasah terdampak banjir dan tanah longsor. 


Kudus, soearamoeria.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus menyalurkan bantuan pasca bencana banjir dan tanah longsor kepada masyarakat terdampak di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus. Bantuan yang disalurkan berupa 5.022 paket sembako yang berisi mie instan, beras, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya.


Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi yang dilakukan oleh LAZISNU Kudus yang bersumber dari masyarakat Kudus, Banom NU, hingga lembaga pendidikan seperti madrasah dan TPQ.


Ketua PCNU Kudus KH. Asyrofi Masyitho menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian NU untuk membantu masyarakat yang tengah mengalami musibah.


“Ini merupakan bagian dari simpati PCNU kepada masyarakat Kudus yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor,” ungkapnya.


KH. Asyrofi juga menegaskan bahwa musibah ini menjadi pengingat agar masyarakat tetap memperkuat solidaritas dan kesabaran.


“Ini salah satu bentuk untuk menyampaikan kesabaran atas musibah yang terjadi,” tambahnya.


Penyaluran bantuan tahun ini memiliki perbedaan dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya bantuan lebih terfokus pada pembagian sembako kepada warga, maka tahun ini PCNU Kudus juga menyalurkan bantuan untuk lembaga pendidikan yang terdampak.


Tercatat penerima bantuan meliputi 22 Madin dan TPQ, 1 pondok pesantren, serta 14 madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU.


Penyaluran bantuan pasca bencana ini dilakukan secara terstruktur melalui koordinasi di tingkat kecamatan. Ada 7 kecamatan yang terdampak bencana, yakni Bae, Jekulo, Mejobo, Jati, Undaan, Kaliwungu, dan Gebog.


Bantuan disalurkan melalui MWCNU di masing-masing kecamatan, kemudian diteruskan ke tingkat ranting atau desa-desa terdampak.


Ketua LAZISNU Kudus Fiza Akbar menyampaikan bahwa total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp263.185.579. Selain dana, LAZISNU juga menerima bantuan logistik berupa mie instan, beras, minyak goreng, gula, serta sembako lainnya.


“Alhamdulillah hasil penggalangan dana terkumpul uang sebanyak Rp263.185.579, ditambah logistik seperti mie instan, beras, minyak goreng, gula, dan sembako lainnya,” jelas Fiza.


Ia menambahkan bahwa dana tersebut kemudian digunakan untuk pengadaan paket sembako serta bantuan dana untuk TPQ, Madin, dan madrasah terdampak.


Fiza juga menjelaskan bahwa kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan bentuk transparansi pengelolaan donasi serta komitmen NU dalam membantu masyarakat pulih pasca bencana.


“Ini merupakan salah satu bentuk transparansi kegiatan penggalangan donasi. Bantuan pasca bencana ini bertujuan memulihkan kehidupan masyarakat ke kondisi normal,” katanya.


Sebelumnya, PCNU Kudus bersama relawan NU juga telah mendirikan dapur umum di beberapa titik kecamatan terdampak, posko pengungsian, serta berbagai layanan kemanusiaan lainnya. 


PCNU Kudus juga menegaskan masih memiliki tanggung jawab lanjutan, terutama dalam membantu penyediaan logistik dan menghadirkan layanan kesehatan gratis pasca banjir. (ah)

close close