![]() |
| LP Ma'arif NU PWNU Jawa Tengah sukses menyelenggarakan webinar bertajuk "Strategi Sekolah/Madrasah Ma'arif NU Menghadapi TKA 2026" pada Rabu siang (28/1/2026). |
Semarang, soearamoeria.com - Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU PWNU Jawa Tengah sukses menyelenggarakan webinar bertajuk "Strategi Sekolah/Madrasah Ma'arif NU Menghadapi TKA 2026" pada Rabu siang (28/1/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 265 peserta yang merupakan guru SD/MI dan SMP/MTs dari berbagai daerah di bawah naungan LP Ma'arif NU se-Jawa Tengah.
Hadir sebagai pembicara kunci Wakil Ketua Pengurus LP Ma'arif NU PWNU Jawa Tengah, Tsalis Syaifudin MSi, didampingi oleh sejumlah pengurus Dr. Heri Nugroho MSI MPd, Supramono MPd, Fikri Sholahudin SAg, dan Zamah Asy'ari SPd.
Dr Alif Noor Hidayati MPd, Widyaprada Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah bekali pemahaman mengenai urgensi dan teknis pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai instrumen evaluasi pendidikan.
Wakil Ketua LP Ma'arif NU PWNU Jawa Tengah, Tsalis Syaifudin MSi, memberikan motivasi agar seluruh elemen sekolah tidak merasa terbebani dengan adanya ujian ini.
"TKA untuk SD/MI dan SMP/MTs yang diselenggarakan pada April 2026 nanti mari kita sambut dengan semangat dan riang gembira. Tidak perlu persiapan khusus yang justru membebani peserta didik, guru, dan sekolah. Lakukan saja atau bila perlu tingkatkan kualitas pembelajaran kita yang lebih fokus mengasah kompetensi anak sebagaimana yang tercantum dalam indikator TKA," tegasnya dalam sambutan pembukaan.
Sementara itu, Dr Alif Noor Hidayati MPd menekankan pentingnya konsistensi dalam proses pembelajaran sebagai kunci keberhasilan TKA.
"TKA merupakan instrumen penilaian dalam skala nasional yang indikatornya sejalan dengan mata pelajaran sehari-hari. Evaluasi hasil TKA jenjang SMA/MA yang sudah lebih dulu dilaksanakan bisa menjadi acuan untuk melihat sisi mana yang perlu diperbaiki. Laksanakan pembelajaran secara berkualitas dengan bahan ajar, media, dan evaluasi yang baik secara berkelanjutan untuk memperkuat kesiapan anak-anak kita," pungkasnya. (Pram)
