Jepara, soearamoeria.com - Sebanyak 26 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Huda Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara tidak berangkat ke sekolah pada Minggu, 18 Januari 2026 dikarenakan rumah tinggalnya terendam akibat dampak banjir setelah diguyur hujan semalaman.
Menyikapi banjir yang berdampak pada kegiatan belajar mengajar siswa-siswinya, Kepala MI Miftahul Huda Tegalsambi, Aminatur Rohmah berinisiatif menggalang donasi dari siswa dan para guru.
Hasil donasi tersebut dibelikan sembako dan dibagikan pada 26 siswa-siswi tersebut dengan mengunjungi mereka dari rumah ke rumah yang tersebar di RT 01, RT 08, RT 09, RT 10 dan RT 11 Desa Tegalsambi.
Adapun isi paket sembako berisi 2,5 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng dan 8 bungkus mie instan.
"Donasi dari siswa dan guru merupakan bagian dari pembelajaran dan pembiasaan kepedulian sosial terhadap sesama", kata Aminatur Rohmah.
"Sebagai madrasah yang berbasis masyarakat, kami berusaha untuk membangun relasi dengan wali murid sebagai bagian dari ekosistem pendidikan", kata Aminatur Rohmah.
Lebih lanjut ia berharap donasi ini bisa membangun rasa kesetiakawanan dan solidaritas sosial antar siswa dan antar warga desa Tegalsambi.
Salah satu wali siswa yang mendapat bantuan sembako, Tri Murtiani mengucapkan terima kasih atas bentuk perhatian dari MI Miftahul Huda Tegalsambi.
"Bantuan ini sangat berarti, mengingat akses jalan tertutup banjir, tidak bisa melakukan aktivitas keluar rumah, sehingga tidak bisa membeli keperluan sehari-hari", kata Tri Murtiani warga RT 01. (za)
