Notification

×

Iklan

Iklan

Sosisalisasi Empat Pilar, Hindun Anisah Ajak Santri At Taslim Jadi Penjaga Moral Bangsa

Senin, 15 Desember 2025 | 16:48 WIB Last Updated 2025-12-31T09:55:22Z

Sosialisasi Empat Pilar yang digelar di Ponpes At Taslim, Bintoro, Demak, Minggu (14/12/2025). 



Demak, soearamoeria.com - Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang memiliki peran besar dalam membentuk jati diri bangsa. 


Pesantren lahir jauh sebelum sistem pendidikan modern diperkenalkan. Dalam catatan sejarah pendidikan Nusantara, pesantren telah eksis sejak abad ke-18, menjadi pusat pengembangan ilmu agama sekaligus ruang pembinaan moral dan sosial sekaligus kebangsaan.


“Jadi, santri telah lama menjadi penjaga moral bangsa, penerus estafet perjuangan ulama, dan garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai cinta dan kasih sayang serta kecintaan terhadap tanah air yang menjadi inti ajaran Islam,” papar Hindun Anisah saat Sosialisasi Empat Pilar yang digelar di Ponpes At Taslim, Bintoro, Demak, Minggu (14/12/2025). 


Dalam menghadapi tantangan zaman, kata Hindun, santri harus mengedepankan pentingnya keseimbangan antara tradisi dan modernitas. Diharapkannya, di tengah gempuran kemajuan teknologi dan informasi, serta kebebasan berekspresi, santri diminta harus melek digital. 


“Tentunya tanpa kehilangan adab dan tata krama, modern tanpa meninggalkan nilai, dan terbuka tanpa kehilangan jati diri sebagai seorang santri. Janganlah hanyut terhadap gemerlapnya kemajuan zaman yang belum tentu memberikan penguatan terhadap nilai-nilai ajaran agama,” terang anggota Fraksi PKB MPR RI ini.


Diakui Hindun, kerapkali isu-isu negatif kadang diarahkan kepada dunia pesantren. Sehingga, pintanya, sudah saatnya peran santri harus ditonjolkan dengan menunjukkan jati diri pesantren sebagai tempat lahirnya generasi berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi Masyarakat.


“Yang pasti, disini santri harus mampu menjadi suri tauladan, berprestasi baik akademik melalui kajian ilmu keislaman maupun ilmu pengetahuan teknologi, dan berkontribusi nyata di Masyarakat. Itulah yang akan mampu menjadi bukti kalua santri adalah benteng moral bangsa yang melahirkan generasi emas dalam menjaga martabat bangsa dan negara,” tutupnya. (ya)

close close