Sosialisasi Bahaya Covid-19, KMJD Ajak Masyarakat Tingkatkan Protokol Kesehatan - Soeara Moeria

Breaking

Saturday, 3 October 2020

Sosialisasi Bahaya Covid-19, KMJD Ajak Masyarakat Tingkatkan Protokol Kesehatan

KMDJ sosialisasi bahaya Covid-19. (Foto: Istimewa)
Jepara, soearamoeria.com - Komunitas Motor Difabel Jepara (KMDJ) ikut mensosialisasikan tentang bahaya Covid-19. Mereka mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokoler kesehatan agar tidak tertular atau pun menulari virus Covid-19. Minggu (4/10/2020) pagi mereka membagikan ratusan masker kepada warga masyarakat di seputar Alun-Alun Jepara. Mereka mengingatkan agar, masyarakat selama beraktvitas untuk menjaga jarak, dan memakai masker. 


“Ini merupakan upaya kita, untuk menyambut kenormalan baru. Apalagi masa tanggap darurat Covid-19 di Jepara diperpanjang hingga 31 Oktober 2020. Ini artinya kesadaran dan kepatuhan harus ditingkatkan lagi,” ungkap pembina KMJD, Zakaria Anshori. 


Selain membagikan masker, kegiatan yang dikemas dalam ziarah makam pahlawan Giri Dharma dan City Touring dengan menggunakan motor modifikasi para difabel ini juga sekaligus untuk mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penyandang Disabilitas.


Ketua KMDJ Syamsudin (Mbah Jenggot) mengatakan, usai membagikan masker, mereka menuju TMP Giri Dharma untuk melakukan ziarah. Kemudian melakukan tour ke Pantai Kartini, dan Bandengan Jepara. Selama perjalanan, mereka mensosialisasikan tentang bahaya Covid-19. Total ada sekitar 50 angggota dan pendamping KMJD, yang ikut terlibat dalam kegiatan ini. 


Termasuk suport dari, Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades), Dinas Perhubungan (Dishub), Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Perhubungan, Palang Merah Indonesia, Polres Jepara, dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jepara. 


"Intinya kami akan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, pola hidup sehat, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak," kata Syamsudin.


Salah satu peserta anggota KMJD, Sandar mengatakan keinginan untuk membentuk komunitas pengendara sepeda motor khusus difabel ini sudah tiga tahun lalu. Ia berharap melalui KMDJ bisa kekompakan sesama pengguna motor difabel. Juga dapat bekerja sama dengan kepolisian agar para difabel bisa berkendara dengan aman, nyaman, selamat dan mematuhi aturan lalu lintas.


Kepala Kesbangpol Jepara Dwi Riyanto mengapresiasi kegiatan KMJD ini. Ia berharap KMJD selalu melakukan kegiatan-kegiatan postif di tengah masyarakat. Termasuk seperti yang dilakukan sekarang ini, ikut mensosialisasikan protokoler kesehatan. “Saya ingin menyatukan frekuensi, bahwa difabel adalah saudara dan teman kita,” katanya. (da)

No comments:

Post a comment