Jadi Pengawas TPS "Jangan Berdiri di Dua Kaki” - Soeara Moeria

Breaking

Tuesday, 26 March 2019

Jadi Pengawas TPS "Jangan Berdiri di Dua Kaki”

Camat Kalinyamatan memberikan sambutan kepada pengawas TPS.
Jepara, soearamoeria.com – Menjadi pengawas TPS dalam Pemilu 2019 jangan main apalagi sampai “berdiri” di dua kaki, hal itu jelas menjadi kesalahan fatal. Hal itu ditandaskan Sholikhul Hadi, Ketua Panwaslu Kalinyamatan dalam Pelantikan dan Pembekalan Pengawas TPS se-Kecamatan Kalinyamatan Jepara yang berlangsung di Gedung NU Desa Purwogondo, Senin (25/3/2019) siang kemarin.

Menurut Sholikhul menjadi Pengawas TPS memang mempunyai hak pilih namun pilihannya hanya dituangkan di TPS pada 17 April mendatang. Sehingga tidak boleh seorang petugas Pengawas TPS menyebarkan pilihannya di medsos maupun disyiarkan kepada orang lain.

Camat Kalinyamatan, Suherman dalam sambutannya, setelah dilantik menjadi Pengawas TPS menjadi kurang bebas karena terikat janji/ sumpah. Pihaknya menilai menjadi pengawas TPS adalah insan pilihan. Kepada ratusan pengawas TPS ini dirinya optimis jika Pemilu 2019 akan berjalan lancar. “Sudah tidak ada ruang gerak karena semuanya sudah terawasi hingga ke TPS,” terangnya.

Pemilu tahun ini lanjutnya pesta demokrasi mengeluarkan biaya besar. “Jangan sampai di Kalinyamatan ada permasalahan. Jika ada temuan segera diselesaikan,” lanjutnya.

Pihaknya membeberkan jika di Kecamatan banyak masalah maka akan mendapat nilai minus. di samping itu jika ada temuan maka permasalahan tidak hanya selesai di Kecamatan saja. “Waktu 1 bulan tidak mungkin selesai karena harus diurus sampai Jakarta,” imbuhnya.

Kecamatan Kalinyamatan untuk Pemilu 2019 ini melantik 170 Pengawas TPS. “Selamat bertugas dan menjadi bagian Bawaslu. Semoga Pemilu 2019 bisa berjalan kondusif dan baik,” harap Sholikhul menambahkan.

Dalam kegiatan yang dihadiri pula Koramil, Kapolsek, KUA, dan PPK Kalinyamatan 3 komisioner Panwaslu Kecamatan Kalinyamatan Sholikhul Hadi, Mukhlasin dan Alifah memberikan pembekalan, usai pelantikan. (sm)

No comments:

Post a comment