Notification

×

Iklan

Iklan

INISNU Temanggung Perkuat Budaya Mutu SN Dikti, BAN-PT, dan LAM

Kamis, 18 Juni 2026 | 23:27 WIB Last Updated 2026-06-18T16:27:39Z
Workshop Peningkatan Mutu Akademik pada Kamis, 15 Juni 2026 di Ruang Rapat Lantai 2 INISNU Temanggung. 


Temanggung, soearamoeria.com - Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menggelar Workshop Peningkatan Mutu Akademik pada Kamis, 15 Juni 2026 di Ruang Rapat Lantai 2 INISNU Temanggung. 


Kegiatan ini menghadirkan Guru Besar Hukum Islam pada Fakultas Syariah dan Hukum dan Pascasarjana UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Ramdani Wahyu Sururie, M.Ag., M.Si. sebagai pemateri dan diikuti oleh unsur pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan kampus.


Workshop ini diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen INISNU Temanggung dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik dan tata kelola perguruan tinggi yang berkelanjutan. 


Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh penguatan terkait strategi peningkatan mutu pendidikan tinggi yang selaras dengan perkembangan kebijakan nasional serta tuntutan akreditasi.


Rektor INISNU Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan mutu akademik harus menjadi budaya yang melekat dalam seluruh aktivitas tridarma perguruan tinggi. 


Menurutnya, kualitas perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian administrasi akreditasi, tetapi juga dari konsistensi pelaksanaan standar mutu dalam proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.


“Kami berharap mutu internal maupun mutu eksternal INISNU Temanggung terus mengalami kemajuan dan berjalan sesuai arah kebijakan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti), instrumen BAN-PT, maupun berbagai Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Seluruh sivitas akademika harus memiliki komitmen yang sama dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan,” ujar Ibda.


Ia menambahkan, tantangan pendidikan tinggi saat ini menuntut perguruan tinggi untuk adaptif terhadap perubahan regulasi, perkembangan teknologi, serta kebutuhan masyarakat. 


Oleh karena itu, penguatan tata kelola akademik dan sistem penjaminan mutu menjadi aspek penting dalam menjaga daya saing institusi.


Sementara itu, Prof. Ramdani Wahyu Sururie memberikan berbagai penguatan mengenai strategi peningkatan mutu akademik, pengelolaan dokumen mutu, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan perguruan tinggi untuk memenuhi standar akreditasi yang berlaku. 


Pihaknya menekankan pentingnya sinergi antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan budaya mutu yang tidak hanya berorientasi pada penilaian akreditasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.


Melalui workshop ini, INISNU Temanggung berharap seluruh unit kerja semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), sehingga mampu menghasilkan berbagai inovasi dan peningkatan kinerja yang berdampak pada penguatan mutu institusi secara menyeluruh.


Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan pengelolaan mutu perguruan tinggi, sekaligus menjadi ruang refleksi untuk memperkuat langkah strategis INISNU Temanggung menuju perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. (ah)

close close