Notification

×

Iklan

Iklan

Di Kendal, Balai Bahasa Jateng Gelar Sosialisasi UKBI untuk Kepala SMP

Kamis, 30 April 2026 | 22:44 WIB Last Updated 2026-04-30T15:44:12Z

Balai Bahasa gelar sosialisasi UKBI Adaptif bagi Pemangku Kepentingan Bidang Pendidikan di Kabupaten Kendal pada 28—29 April 2026 di Aula SMP Negeri 2 Kendal. 


Kendal, soearamoeria.com - Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Giat UKBI Adaptif bagi Pemangku Kepentingan Bidang Pendidikan di Kabupaten Kendal pada 28—29 April 2026 di Aula SMP Negeri 2 Kendal. 


Dalam kegiatan dua hari tersebut, selain menerima sosialisasi, peserta yang terdiri atas kepala SMP itu akan melakukan pendaftaran Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang dilanjutkan dengan mengikuti uji.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Drs. Ferinando Rad Bonay, mengatakan bahwa setelah merasakan ikut UKBI, para kepala sekolah dapat mengikutsertakan siswa-siswanya untuk mengikuti UKBI. 


“Diharapkan, selain literasinya meningkat, paras siswa yang mengikuti UKBI akan menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar,” ujar Ferinando dalam sambutannya saat pembukaan di Aula SMP Negeri 2 Kendal pada Selasa, 28 April 2026.


Sementara itu, Kepala Subbagian Umum, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Ngatirah, S.E., M.Si., menuturkan bahwa tahun ini Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Sosialisasi Giat UKBI Adaptif bagi Pemangku Kepentingan Bidang Pendidikan di dua kabupaten, yakni di Sukoharjo dan Kendal. 


Tujuannya adalah menyosialisasikan UKBI Adaptif dan kemudian kepala sekolah mendorong siswa SMP di Kabupaten Kendal supaya bisa mengikuti uji ini.


“Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi pelajar tidak dikenai biaya atau gratis. Hal tersebut bertujuan untuk memotivasi lebih banyak siswa untuk menguji kemahiran berbahasa Indonesia mereka,” jelas Ngatirah. 


Ngatirah melanjutkan bahwa jika bahasa Inggris memiliki TOEFL, bahasa Indonesia memiliki alat uji yang namanya UKBI untuk menguji kemahiran berbahasa Indonesia seseorang.


“Jadi yang diuji ialah kemahiran kita, bukan kemampuan atau pengetahuan bahasa Indonesia kita,” tambahnya. 


Kegiatan sosialisasi UKBI tersebut diikuti 41 kepala SMP di Kabupaten Kendal. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Sunarti, M.Hum. dan Afritta Dwi Martyawati, M.Hum., widyabasa ahli madya di Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah. (as)

close close